Lima Sukses yang Ingin Dicapai Aceh Besar Sebagai Tuan Rumah PORA XIII

Lima Sukses yang Ingin Dicapai Aceh Besar Sebagai Tuan Rumah PORA XIII
Iklan BPKS

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Bupati Aceh Besar Mawardi Ali mengatakan, Aceh Besar telah siap menjadi tuan rumah PORA XIII yang akan digelar mulai 18 November 2018 mendatang. Saat ini, proses persiapan, baik fisik maupun non fisik, terus berjalan.

Mawardi menyampaikan hal ini saat berbicara dalam acara peluncuran Maskot dan Logo PORA XIII di Hotel The Pade, Banda Aceh, Sabtu malam (9/3/2018).

Sebagai tuan rumah, kata Mawardi, Aceh Besar menargetkan 5 sukses dari pelaksanaan PORA tersebut.

Pertama adalah sukses sebagai tuan rumah yang baik, dimana Mawardi berharap pelaksanaan PORA XIII menjadi yang terbaik dari PORA-PORA sebelumnya.

Baca: Maskot dan Logo PORA XIII Resmi Diluncurkan

Untuk ini, kata Mawardi, dalam pelaksanaan PORA nanti, Aceh Besar juga bersedia menanggung konsumsi semua atlet dan peserta.

“Kedua, sukses prestasi dengan target keluar sebagai juara umum,” katanya.

Baca: Awasi Proyek Jantho Sport City, Mawardi Janji Nginap di Pendopo

Ketiga adalah sukses ekonomi. Artinya, kata Mawardi, pelaksanaan PORA ini diharapkan memberi efek ekonomi yang baik bagi daerah.

Total ada 29 cabang olahraga yang dipertandingkan dan diikuti 4.584 atlit yang akan terpusat di Jantho.

Untuk ini, dia mengundang kalangan dunia usaha untuk berpartisipasi aktif, misal dengan membuka unit-unit usaha di Jantho.

“Mudah-mudahan dengan PORA, usaha-usaha di Kota Jantho ini bisa hidup ekonominya,” kata Mawardi.

Keempat, kata Mawardi, adalah sukses administrasi. Hal ini dianggap penting agar terhindar dari hal-hal berkonsekuensi hukum di kemudian hari.

“Jangan setelah semua dilaksanakan, tau-tau bupati berhadapan dengan KPK. Bupati harus berhadapan dengan pak kapolres atau pak kejari,” katanya.

Terakhir adalah sukses aset. Mawardi berharap Jantho Sport City yang nanti dibangun di Jantho tidak hanya menjadi monumen tak bermanfaat.

“Jangan menjadi berhala beton yang berdiri kokoh di sana, tapi hanya dikunjungi oleh sapi. Tapi harus benar-benar aset bisa terjaga dengan baik. Kita juga siap sebagai tempat pelaksanaan PON,” katanya.

Komentar

Loading...