Ledakan di Mal Malaysia, Kemenlu: Tak Ada WNI Jadi Korban

Oleh ,
Ledakan di Mal Malaysia, Kemenlu: Tak Ada WNI Jadi Korban
Evakuasi koban ledakan yang terjadi di City One Mega Mall Malaysia | Viva

BERITAKINI.CO | Sebuah ledakan mengguncang pusat perbelanjaan di negara bagian Sarawak, Malaysia, Selasa sore, 4 Desember 2018. Akibatnya, tiga orang tewas dan 26 orang lainnya terluka, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis.

Ledakan yang terjadi sekitar pukul 15.30 waktu setempat di CityONE Megamall di Kuching itu, kemungkinan disebabkan oleh tangki gas yang bocor. Dua orang yang tewas adalah karyawan dari sebuah restoran cepat saji. 

Baca juga : Bocah 7 Tahun Jadi Youtuber Berhasil Kantongi Rp 313 Miliar

"Kami mengerahkan 39 petugas ke tempat kejadian. Kami sedang menyelidiki penyebab kejadian itu. Ini adalah salah satu tragedi terburuk di negara ini dalam beberapa tahun. Tapi, itu bukan bom," kata Kepala Departemen Penyelamatan Kebakaran wilayah Kuching, Wan Abdul Mubin, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Berdasarkan pernyataan otoritas Sarawak, ledakan itu terjadi di restoran cepat saji Nene Chicken. Lewat video yang beredar di media sosial, terlihat lambang outlet restoran yang hancur akibat ledakan. 
 
Sementara itu, foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan beberapa korban mengalami pendarahan di bagian kepala. Sebagian besar orang yang terluka diyakini adalah karyawan mal dan pekerja yang merenovasi gerai makanan.

Baca juga : Yamaha Pastikan Akan Bangkitkan Lagi Karakter RX Series

Terkait insiden ini, Kementerian Luar Negeri RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam ledakan tersebut. "Setelah berkoordinasi dengan otoritas setempat, sejauh ini tidak terdapat informasi adanya korban WNI," kata Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal. 

Rubrik
Sumber
VIVA.CO.ID
IKLAN ACEH JAYA

Komentar

Loading...