KPK Sudah Sita Rp 4,3 Miliar dari Irwandi Yusuf

KPK Sudah Sita Rp 4,3 Miliar dari Irwandi Yusuf

BERITAKINI.CO | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf sebagai tersangka dalam kasus pembangunan proyek dermaga Sabang. Selain Irwandi, KPK juga menetapkan Izil Azhar alias Ayah Merin sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan pers yang diterima awak media di Banda Aceh mengatakan, total dugaan gratifikasi yang diterima Irwandi Yusuf sekitar Rp 32 Miliar. Dan dia tidak melaporkan penerimaan tersebut pada Direktorat Gratifikasi KPK.

Baca: Irwandi Yusuf dan Ayah Merin Ditetapkan Sebagai Tersangka Gratifikasi Proyek Dermaga Sabang

KPK menyangkakan Irwandi Yusuf dan Ayah Merin melanggar Pasal 12B Undang Undang No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Febri merincikan, sejumlah bukti yang telah didapatkan penyidik yaitu keterangan saksi-saksi terkait dugaan penerimaan gratifikasi oleh tersangka selaku Gubernur Provinsi Aceh periode 2007–2012 bersama-sama Ayah Merin.

"Selain itu kita juga mendapatkan bukti berupa keterangan ahli, rekening koran, catatan pengeluaran uang dari korporasi, dan bukti elektronik," terang Febri.

Lebih lanjut kata Febri, dalam perkara dengan terdakwa mantan kepala BPKS Sabang Ruslan Abdul Gani yang telah berkekuatan hukum tetap, terungkap bahwa, disebut-sebut Irwandi diduga pada tahun 2011 menerima sekurangnya Rp 14 miliar.

Sejauh ini, penyidik telah menyita Rp 4,3 miliar uang milik tersangka Irwandi, baik yang diduga terkait dengan dugaan penerimaan suap maupun gratifikasi yang disangkakan kepadanya.

Diketahui, proyek pembangunan dermaga Sabang pada tahun 2006-2011 menelan anggaran sekitar Rp 793 miliar. | MAG-02

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...