KIP Aceh Besar Belum Tindaklanjuti Perintah KPU Plenokan Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2019

Oleh ,
KIP Aceh Besar Belum Tindaklanjuti Perintah KPU Plenokan Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2019
Komisioner KIP Aceh Besar. Foto: www.kip-acehbesarkab.go.id

BERITAKINI.CO | Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Besar belum melanjutkan sidang rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan perolehan suara pemilu 2019 untuk tingkat DPRK setelah sebelumnya deadlock (tertunda) pasca ricuh pada Rabu 8 Mei 2019 lalu.

Padahal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memerintahkan KIP Aceh Besar segera menyelesaikan proses rekapitulasi suara 5 hari sebelum KPU mengesahkan dan menetapkan calon presiden-wakil presiden, DPR dan DPD pada 22 Mei mendatang.

"KPU perintahkan KIP Aceh Besar segera menyelesaikan proses rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara tingkat kabupaten. Harus sudah selesai pada 17 Mei, dan harus sudah diterima oleh KPU pada 18 Mei," kata Komisioner KIP Aceh Munawarsyah saat rapat pleno tingkat provinsi di gedung DPRA beberapa waktu lalu.

KIP Aceh Besar memang merupakan satu-satunya penyelenggara yang belum memplenokan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilu legislatif DPRK 2019.

Hal itu menyusul adanya reaksi dari sejumlah parpol yang mendesak KIP untuk menindaklanjuti rekomendasi Panwaslih Aceh Besar yang memerintahkan KIP untuk melakukan penghitungan ulang di sejumlah kecamatan, atas dasar indikasi kecurangan. KIP Aceh Besar sendiri menyatakan menolak melakukan penghitungan ulang. Kebijakan itu kemudian menimbulkan reaksi dari massa simpatisan parpol. Mereka mengamuk dan merusak sejumlah properti gedung DPRK Aceh Besar, tempat penyelenggaraan pleno beberapa waktu lalu.

Baca : KPU Perintahkan KIP Aceh Besar Selesaikan Rekapitulasi Paling Lambat 17 Mei

Partai Nasional Aceh (PNA), sebagai salah satu partai getol meminta penghitungan ulang dilakukan, mengaku belum menerima pemberitahuan dari KIP Aceh Besar ihwal kelanjutan pleno tersebut.

"Padahal perintah KPU sudah sangat jelas bahwa KIP Aceh Besar harus segera menyelesaikan rekap paling lambat 17 Mei. Ini KIP Aceh Besar seperti membangkang tak mau menjalankan intruksi dan perintah KPU," kata Penasihat PNA Aceh Besar, Irmansyah.

Irmansyah juga menyoroti Pemerintah Aceh Besar yang tidak peduli dengan permasalahan yang sedang dihadapi KIP setempat. "Mereka tahu ada permasalahan dan kecurangan, tapi seakan-akan mereka menutup mata dan tak ada kepentingan apapun," katanya.

Padahal kata dia, masalah itu adalah masalah bersama. Dia menuding seperti ada unsur kesengajaan, sehingga tidak merespon masalah yang sedang dihadapi KIP.

"Seharusnya Forkopimda Aceh Besar turun tangan memediasi permasalahan yang terjadi antara KIP, Panwas, dan partai-partai," katanya.

Sementara Ketua KIP Aceh Besar, Cut Agus Fathillah, hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi terkait tindaklanjut dari perintah KPU RI untuk menyelesaikan rapat pleno yang masih belum jelas kapan akan dimulai kembali.

Rubrik

Komentar

Loading...