Kelakuan Luiz Suarez Seperti Tikus

Kelakuan Luiz Suarez Seperti Tikus

BERITAKINI.CO | John Aldridge, menyebut Luis Suareztidak menghormati mantan klubnya karena bertingkah seperti tikus pada leg pertama semifinal Liga Champions.

Dalam duel Barcelona lawan Liverpool di Camp Nou, Suarez mencetak gol pembuka Blaugrana. Gol tersebut membuat Barcelona bisa lepas dari tekanan Liverpool yang begitu kuat di laga tersebut.

Setelah mencetak gol, Suarez begitu gembira merayakan gol tersebut. Bagi Aldridge, perayaan gol Suarez bukanlah hal yang ia permasalahkan.

"Suarez bertingkah laku seperti tikus di semifinal Liga Champions dan itu sudah di luar batas. Saya tak punya masalah dengan fakta bahwa ia merayakan gol lawan Liverpool. Hanya karena dia pernah berseragam merah, tidak berarti ia harus berpura-pura tidak senang dalam sebuah laga Liga Champions."

"Hal yang tidak bisa diterima adalah kelakuannya selama tidak memegang bola, dia selalu berusaha berdebat dengan pemain Liverpool, sering terjatuh setiap ada pemain di dekatnya dan mencoba membuat lawan terkena kartu di tiap kesempatan," kata Aldridge seperti dikutip dari Independent.

Aldridge menyebut Suarez seharusnya bertingkah lebih sopan dengan tidak bertingkah licik menghadapi klub yang pernah membesarkan namanya.

"Suarez sangat licik dan menjijikkan. Dia menampilkan seluruh perkataan yang pernah dikatakan banyak orang kepadanya ketika di Liverpool di saat rekan-rekannya di Liverpool membelanya."

"Semua tahu bahwa Suarez adalah sosok yang rela melewati nenek-nenek untuk mencetak gol, namun seharusnya seorang pemain bisa menunjukkan sedikit rasa hormat pada klub yang berlaku sangat baik pada dirinya. Namun Suarez jelas melempar begitu saja dukungan yang pernah diberikan Liverpool," ucap Aldridge.

Aldridge lalu mencontohkan momen-momen ketika Liverpool memberikan dukungan penuh pada Suarez.

"Mudah saja bagi Liverpool untuk tidak memberikan dukungan pada Suarez ketika ia bersitegang dengan Patrice Evra atau ketika ia menggigit Branislav Ivanovic. Namun Liverpool terus bersama dirinya ketika melalui masa-masa sulit."

"Jadi seharusnya setelah apa yang terjadi di Liverpool, klub berhak mendapatkan rasa hormat dari dirinya saat ia berada di Barcelona," ujar Aldridge.

Rubrik

Komentar

Loading...