Kejaksaan Kembalikan Berkas Tersangka Pencabulan Santri di Lhokseumawe ke Polisi

Kejaksaan Kembalikan Berkas Tersangka Pencabulan Santri di Lhokseumawe ke Polisi
(Dari kiri) Aspidum Kejati Aceh Muhibbudin, Asintel Muklis, Kejati Aceh Irdam, Wakajati M Yusuf, dan Kajari Lhokseumawe Ali Akbar, saat ekspose perkara pelecehan terhadap santri dayah Lhokseumawe, di Kantor Kejati Aceh, Jumat (9/8/2019) | Foto: BERITAKINI.CO/A. Putra

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe telah mengembalikan berkas perkara pencabulan santri pesanteren AN Lhokseumawe dengan tersangka AI (45) dan MY (26) kepada Polres Lhokseumawe.

“Kita kembalikan dengan memberikan beberapa petunjuk dan koreksi,” kata Kajari Lhokseume Ali Akbar saat ditemui di Kantor Kejaksaan Tinggi Aceh usai ekspos perkara pelecehan tersebut, Jumat (9/8/2019).

Jaksa meminta penyidik untuk melengkapi petunjuk dan koreksi tersebut sehingga pada pelimpahan tahap II nantinya perkara itu telah sempurna untuk penuntutan.

“Jadi pelakunya bisa dituntut dengan hukuman seberat-beratnya,” kata Ali Akbar.

Menurut Ali, penuntutan maksimal penting terutama karena tersangka pelaku adalah para pendidik dan berada pada lembaga terhormat yakni pesantren.

Perbuatan tersangka, kata Ali, tidak hanya merugikan korban, tapi juga telah melukai hati rakyat Aceh karena telah merusak kehormatan pesantren atau dayah, yang merupakan lembaga yang dihormati di Aceh.

Baca: Berkas Pencabulan Pimpinan dan Guru Dayah di Lhokseumawe Berlabuh ke Kejaksaan

“Tersangka akan dituntut seberat-beratnya dengan menggunakan Qanun Jinayat dan dikenakan pasal pelecehan seksual, pemerkosaan, dan liwat,” katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...