Kasus Korupsi Darmili Berlabuh di Pengadilan Tipikor Banda Aceh

Kasus Korupsi Darmili Berlabuh di Pengadilan Tipikor Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh akhirnya melimpahkan berkas kasus korupsi Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) dengan tersangka mantan Bupati Simeulue Darmili, ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Aceh T Rahmatsyah mengatakan, berkas perkara itu dilimpahkan pagi tadi, Rabu (14/8/2019) dan diterima Panitera Pengadilan Tipikor.

Selanjutnya, kata Rahmatsayah, lazimnya paling lama 14 hari penuntut umum sudah mendapatkan jawaban dari pengadilan, terkait jadwal dan majelis hakim yang menangani perkara.

“Jaksa dalam posisi menunggu jadwal sidang yang akan ditentukan oleh majelis hakim, pada saat sidang pertama nantinya jaksa akan menyerahkan terdakwa,” kata Rahmatsyah saat ditemui di gedung Kejaksaan Tinggi Aceh.

Sebelumnya, kejaksaan telah melakukan pemeriksaan sebanyak 30 saksi terkait kasus korupsi yang diduga merugikan negara senilai Rp 5 miliar itu.

Jaksa telah menyiapkan sebanyak 10 penuntut umum yang dipimpin Kajari Simeulue dalam kasus tersebut.

Darmili sendiri akan didakwa melanggar Pasal 2 ayat 1, Pasal 3, Pasal 11 dan Pasal 12 E Undang-undang Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Baca: Skandal Korupsi PDKS: Begini Aliran Duit Masuk ke Darmili dan Rekening Anaknya

Sementara itu Ketua Panitera Pengadilan Negeri Banda Aceh Tanwiman Syam membenarkan telah menerima berkas perkara korupsi PDKS tersebut.

"Selanjutnya ketua pengadilan akan menunjuk mejelis hakim terlebih dahulu baru nanti akan kita jadwalkan persidangnnya," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...