Karena Ijazah Palsu, Reje Terpilih di Aceh Tengah ini Ditahan Polisi

Oleh ,
Karena Ijazah Palsu, Reje Terpilih di Aceh Tengah ini Ditahan Polisi

BERITAKINI.CO, Takengon | Reje (kepala desa) Kampung Arul Kumer Selatan, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Al Munawarah (42), ditangkap polisi karena diduga menggunakan ijazah palsu.

Al Munawarah dilaporkan oleh warganya sendiri atas dugaan menggunakan ijazah palsu saat mengikuti pemilihan kepala desa pada April 2018 lalu.

Laporan itu dibuat oleh warga pada 9 Agustus 2018 lalu dengan bukti lapor Nomor: LPB/ 88 / VIII /2018/SPKT.

"Tersangka sudah kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah Iptu Agus Riwayanto Diputra, Kamis (14/3/2019), kepada BERITAKINI.CO.

Baca: Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Oknum PNS di Aceh Singkil Dipolisikan

Berdasarkan pengakuan tersangka, kata Agus, ijazah itu diperoleh tersangka dari Syamsiah Inen Andi (alm) pada 2011 lalu.

"Tersangka membayar uang senilai Rp 200.000 untuk administrasinya," kata Agus.

Ijazah tersebut kemudian digunakan oleh tersangka sebagai syarat administrasi saat mencalonkan diri sebagai reje di desanya pada 26 April 2018 lalu. Dalam pelaksanaannya, tersangka menang dalam pemilihan reje.

"Tersangka dilantik pada 6 Agustus 2018 lalu di Kampung Alur Kumer Selatan," kata Agus.

Warga yang curiga dengan ijazah tersangka, kata dia, kemudian melaporkannya ke polisi. Setelah diselidiki, tersangka akhirnya ditangkap oleh petugas.

"Tersangka mendapatkan ijazahnya tersebut tidak melalui tahapan-tahapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68 ayat 2 Jo Pasal 69 ayat 1 ke 2 UU RI No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional," kata Agus.

Rubrik

Komentar

Loading...