Kader Golkar Aceh Demo Tuntut Firmandez di-PAW, Jika Tidak Mereka akan Dukung Prabowo

Kader Golkar Aceh Demo Tuntut Firmandez di-PAW, Jika Tidak Mereka akan Dukung Prabowo

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Sejumlah kader Golkar di Aceh menggelar aksi di kantor DPD I Golkar Aceh, Senin sore (11/2/2019)

Mereka menuntut agar proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Firmandez, salah seorang anggota DPR RI asal Aceh dari Golkar, segera diproses.

Mereka mengancam akan mengalihkan dukungan ke pasangan Prabowo-Sandi, jika PAW tersebut tak dijalankan.

Seperti diketahui, Majelis Etik Partai Golkar telah mengeluarkan keputusan tentang Tindak Lanjut Proses Penggantian Antar Waktu (PAW) dari Firmandez kepada Marzuki Daud, sebagai Anggota DPR RI Dapil Aceh II.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat keputusan No:SK-01/ME/DPO/GOLKAR/XII/2018, tanggal 4 Desember 2018.

Keputusan Majelis Etik Partai Golkar ditandatangani oleh Ketua Drs H Mohamad Hatta MBA PhD dan anggota terdiri dari Andi Matalatta SH MH, Ir Rully Chairul Azwar MSi IPU, DR Hassan Wirajuda SH MALD LL.M, Drs Djasri Marin SH, Drs H Ibrahim Ambong MA, dan Hj Tyas Indyah Iskandar SH MKn.

Surat Keputusan Majelis Etik Partai Golkar tersebut memuat empat poin, salah satunya meminta DPP Partai Golkar untuk segera memproses pergantian antar waktu Firmandez kepada Marzuki Daud sebagaimana tercantum dalam surat perjanjian bermaterai cukup antara Firmandez dan Marzuki Daud tertanggal 11 Februari 2013.

"Karena itu kami mendesak DPP Partai Golkar untuk segera memproses SK Majelis Etik Partai Golkar itu, karena memang sudah terbukti melanggar beberapa aturan di partai," kata mantan Ketua Harian DPD II Aceh Besar, Faisal Oesman.

"Selama menjadi anggota DPR RI dari Golkar, juga tidak ada kontribusi kepada para kader. Setelah duduk di sana, partai ditinggal begitu saja."

Karena itu, kata Faisal, sebagai kader yang peduli pada partai meminta Ketua Umum DPP Partai Golkar Erlangga Hartarto untuk menjalankan putusan dewan etik tersebut.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Harian DPD II Golkar Aceh Utara, Sani.

Menurut Sani, para kader sangat kecewa dan sedih ketika Firmandez mengatakan bahwa dia tak memiliki suara di Aceh Utara dan Lhokseumawe.

"Padahal saya sebagai putra Aceh Utara berjuang habis-habisan bagaimana agar kursi itu tidak direbut oleh partai nasional lainnya. Ucapan dia itu sebagai bukti pembohongan publik," kata dia.

Karena itu, kata Sani, jika DPP Golkar tak juga memproses PAW tersebut, mereka akan mengalihkan dukungan kepada Prabowo-Sandi.

"Untuk apa kami harus bergabung pada suatu partai kalau tidak bisa memperjuangkan aspirasi kader," katanya.

Sementara itu, Ketua DPD i Golkar Aceh TM Nurlif mengatakan akan segera meneruskan aspirasi para kader Golkar tersebut.

Rubrik

Komentar

Loading...