Jelang PORA XIII, Ini yang Diragukan KONI Aceh

Jelang PORA XIII, Ini yang Diragukan KONI Aceh

BERITAKINI.CO, Jantho | Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, Muzakir Manaf, meminta kontraktor dan juga Panitia Penyelenggara Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII Aceh Besar untuk memacu pengerjaan jalan penghubung antar venue dalam komplek Jantho Sport City (JSC).

Penegasan itu disampaikan Muzakir Manaf usai mengunjungi pembangunan venue di Kota Jantho, Rabu (24/10/2018).

Ia pun meragukan jalan menuju arena stadion mini sebagai tempat Open Ceremony pada 18 November 2018 mendatang bisa rampung tepat waktu.

Dimana, saat ini akses tersebut belum kunjung diaspal. Selain itu, akses jalan antara venue ke venue lainnya saat ini masih dalam progres pengerukan.

“Harus dipercepat. Harus dikebut siang–malam. Kita harapkan panitia dan rekanan sungguh-sungguh mengerjakan ini,” katanya.

Apabila jalan tersebut tidak rampung, katanya, tentu akan membuat malu Pemerintah Aceh Besar.

Selain itu, kata Muzakir Manaf, ada beberapa hal lain yang juga harus diperbaiki, seperti penambahan pintu pada gedung Badminton, agar akses ke dalam lebih mudah.

Seperti diketahui, PORA XIII akan digelar pada 18 November mendatang. Praktis panitia penyelenggara hanya memiliki waktu kurang 25 hari untuk merampungkan berbagai persiapan.

Dengan realisasi fisik proyek-proyek PORA saat ini, muncul sejumlah opsi di antaranya pengunduran pelaksanaan.

Namun, Muzakir Manaf mengatakan, opsi penundaan itu tak mungkin diakomodir.

"Saya rasa menunda tidak mungkin lagi, karena semua kecewa nanti. Semua undangan dan waktu sudah ditentukan, jadi mau tak mau kalau ini tidak siap, pertandingan untuk cabor tersebut dapat dipindahkan ke tempat lain, atau ke Kota Banda Aceh," kata Muzakir Manaf.

Sementara itu, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali tetap optimis proyek-proyek PORA selesai tepat waktu. PP PORA juga telah meminta rekanan untuk menambah pekerja dan jam lembur.

“Tadi malam saya juga di sini (Kota Jantho), saya melihat mereka berkerja sampai dini hari. Kita terus bekerja siang dan malam saya fokus tidak keluar daerah, malah saya tidur di sini," kata Mawardi Ali.

Rubrik

Komentar

Loading...