Jatanras Polresta Banda Aceh Cokok Pencuri Spesialis Rumah Kosong Asal Medan

Jatanras Polresta Banda Aceh Cokok Pencuri Spesialis Rumah Kosong Asal Medan
Said Iskandar (kiri) dan Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol Raja Gunawan | Foto BERITAKINI.CO/Irwan Saputra

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Anggota Unit Jatanras Polresta Banda Aceh menciduk Said Iskandar (43) warga Desa Sie Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara yang selama ini berdomisili di Gampong Paya, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Said adalah residivis spesialis pencuri rumah kosong yang kembali ditangkap pada Senin, 3 Juli 2017 sekira pukul 14.00 WIB di Simpang Dodik, Kecamatan Lamteumen, Kota Banda Aceh.

Polisi mengamankan sepeda motor Honda Grand, obeng, TV LG 29 inci,  tas selempang hitam, laptop Acer dan jam tangan Fosil.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh Kompol Raja Gunawan mengatakan, 1 Juli 2017 lalu, Said menyatroni rumah ZF (22), warga Gampong Lamteumen, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh.

Saat itu, kata Raja, korban meninggalkan rumahnya dalam keadaan terkunci. Saat kembali sekira pukul 23.55 WIB, dia mendapati jendela samping kiri rumahnya dalam keadaan terbuka.

Mengetahui hal tersebut, korban langsung memeriksa barang-barang miliknya dan melihat TV, Laptop Acer beserta charger dan tiga buah jam tangan miliknya, telah hilang.

"Selanjutnya korban membuat laporan ke Polresta Banda Aceh pada Senin 3 Juli 2017," kata Raja, Rabu (19/7/2017), di Mapolres Banda Aceh.

Setelah menerima laporan dari korban, sekitar pukul 14.00 WIB, anggota Unit V Jatanras Polresta Banda Aceh mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki yang menawarkan barang-barang elektronik dengan harga murah di warung kopi Simpang Dodik, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh.

"Anggota langsung bergerak ke lokasi, dan setelah mengetahui dan mengamati, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap Said Iskandar," katanya. Kepada polisi, katanya, pelaku mengakui perbuatannya itu.

Polisi kemudian membawa pelaku ke rumahnya dan menemui barang-barang hasil curian itu di sana.

"Pelaku juga mengaku sudah enam kali melakukan aksi serupa di wilayah hukum Banda Aceh. Saat melakukan aksi tersebut dia menggunakan sepeda motor Honda Grand untuk berkeliling mencari sasarannya,” kata Raja.

"Pelaku sejauh ini kita ketahui sebagai pemain tunggal, dan dia adalah residivis karena sudah enam kali melakukan tindak pidana serupa."

Komentar

Loading...