Jaksa Tahan Dua Tersangka Korupsi Dana Gampong di Pidie

Jaksa Tahan Dua Tersangka Korupsi Dana Gampong di Pidie

BERITAKINI.CO, Sigli | Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pidie resmi menahan dua tersangka korupsi dana Gampong Masjid, Kecamatan Muara Tiga (Laweueng), Pidie, Rabu (14/8/2019).

Kedua tersangka, Imran (41) Pj Geuchiek sekaligus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Camat Muara Tiga, dan Sulaiman (39) Bendahara Gampong Masjid, Muara Tiga.

Keduanya ditahan setelah berkas perkara tahap II dari Polres Pidie dinyatakan lengkap.

Sebelumnya, mereka sempat menjalani pemeriksaan selama tiga jam. Jaksa kemudian resmi mengenakan mereka rompi merah dan ditahan.

Kasi Piksus Kejari Pidie Naungan Harahap yang dikonfirmasi mengatakan, penahanan dilakukan karena ancaman hukuman terhadap keduanya di atas lima tahun penjara, dan dikhawatirkan melarikan diri.

“Selain itu dikhawatirkan atau dimungkinkan terjadi keributan di daerah dia tinggal,” katanya.

"Kan ada kelompok yang senang dan tidak senang, namun intinya penahanan ini untuk menjaga mereka.”

Kedua tersangka kemudian diantar ke Rutan Kajhu, Baitussalam, Aceh Besar sebagai tahanan titipan Kejari Pidie selama 20 hari ke depan.

"Kami akan secepatnya merampungkan berkas perkara untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh," kata Naungan.

Sebelumnya, penyidik Tipikor Polres menetapkan Imran (41) dan Sulaiman (39) sebagai tersangka dugaan korupsi dana desa Gampong Masjid, Muara Tiga tahun anggaran 2017 lalu.

Baca: Dugaan Korupsi Dana Desa, Pegawai Kantor Camat Muara Tiga Diserahkan ke Kejaksaan Pidie

Menurut Laporan Hasil Perhitungan (LHP) kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp 141,3 juta dari total pagu anggaran Rp 886 juta tahun anggaran 2017.

Tersangka sudah mengembalikan sebesar Rp 74,7 juta dari total kerugian negara itu.

Rubrik

Komentar

Loading...