Jaksa Minta Penyidik Lengkapi Berkas Prostitusi Online, Enam PSK yang Dilepas Bisa Ditetapkan Sebagai Tersangka

Jaksa Minta Penyidik Lengkapi Berkas Prostitusi Online, Enam PSK yang Dilepas Bisa Ditetapkan Sebagai Tersangka

BERITAKINI.CO, Jantho | Kejaksaan Negeri Aceh Besar telah mengembalikan berkas perkasa prostitusi online yang sempat dilimpahkan penyidik Polresta Banda Aceh.

Kasi Pidum Kejari Aceh Besar Baginda yang ditemui di kantornya, Rabu (3/5/2018) mengatakan, berkas perkara itu telah dikembalikan pada Senin lalu disertai dengan petunjuk untuk dilengkapi oleh penyidik.

Pada prinsipnya, kata Baginda, berkas perkara atas nama Andre (28) tersangka mucikari, dan Ayu (28) selaku PSK, bisa maju ke meja hijau. Namun ada beberapa syarat formil dan materil yang perlu dilengkapi penyidik.

Salah satunya adalah memasukkan enam nama PSK online yang telah dilepaskan sebelumnya.

Seperti diketahui, selain menangkap Andre dan Ayu, polisi juga berhasil mengembangkan kasus prostitusi online tersebut dan sempat mengamankan 6 terduga PSK online lainnya.

Mereka adalah MJ (23), RM (23), CA (24), DS (24), RR (21), dan IZ (23). Belakangan mereka hanya dikenakan wajib lapor dan pembinaan.

“Mereka itu kan bukan kita tangkap tapi dipanggil ke Polresta karena saat kita melakukan pemeriksaan HP si germo, kita temukan foto-foto mereka atau daftar nama. Akhirnya, mereka kita undang ke Polresta untuk diberikan binaan,” kata Kapolreta Banda Ace AKBP Trisno Riyanto, Selasa, 10 April 2018 lalu.

Polisi, kata Trisno, tidak bisa menjerat keenam perempuan tersebut karena tidak terbukti melakukan prostitusi online malam itu. “Dan mereka tidak mengakui melakukan perbuatan itu, kapan dan di mana, kan kita tidak bisa proses. Jadi, bukan kita tidak proses,” katanya.

Sementara menurut Baginda, nama dan foto-foto enam terduga PSK online di HP sang germo adalah bukti elektronik yang berdasarkan Pasal 181 huruf e Qanun Nomor 7 Tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayah bisa dijadikan barang bukti.

Fakta itu juga telah mengindikasikan bahwa mereka mengizinkan dirinya dipromosikan oleh sang germo kepada pelanggan.

“Menurut kita, cukup unsur untuk disangkakan pasal yang sama dengan si germo dan si Ayu," katanya.

Seperti diketahui, Andre dan Ayu dijerat dengan Pasal 33 ayat (3) juncto Pasal 6 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Rubrik

Komentar

Loading...