Istri Juragan Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Oleh ,
Istri Juragan Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Maya Purnamasari, istri Ketua DPRK Nagan Raya Samsuardi alias Juragan terancam maksimal 12 tahun penjara karena perbuatannya menyalahgunakan narkoba jenis sabu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjerat Maya dengan Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Seperti diketahui, pasal ini menegaskan bagi setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. 

Dakwaannya telah dibacakan pada sidang perdana Rabu, 31 Mei 2017 lalu di Pengadilan Negeri Banda Aceh.

Dalam dakwaannya, JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banda Aceh Mursyid menceritakan, Maya ditangkap bersama teman prianya Zahrul Fuadhi pada Selasa 7 Maret 2017 sekira pukul 21.30 WIB di rumah milik Maya Purnamasari di Jalan Fatahillah, Gampong Geuceu Ineum, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh.

Saat itu, katanya, Zahrul Fuadhi mendatangi rumah Maya dengan membawa sabu-sabu yang dibeli pada pria bernama Alim di Kabupaten Nagan Raya.

Kemudian pada pukul 21.30 WIB di kamar lantai II rumah tersebut, Zahrul Fuadi memasukkan sabu-sabu ke dalam kaca pirex lalu membakar bagian bawahnya dan menghisapnya dengan memakai bong.

“Kemudian, sabu-sabu yang ada dalam bong diserahkan pada Maya Purnamasari dan selanjutnya ia juga menghisap sabu-sabu tersebut sampai habis,” jelasnya.

Esok harinya, Rabu 8 Maret 2017 sekira pukul 15.00 WIB saat kedua terdakwa sedang berada di kamar lantai II rumah tersebut, anggota kepolisian dari Polresta Banda Aceh mengrebek rumah itu.

Mengetahui kedatangan petugas, kedua terdakwa berusaha untuk melarikan diri lewat jendela. Namun, dengan sigap polisi berhasil menangkap kedua terdakwa tersebut.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan hasilnya ditemukan barang-barang berupa sebuah sebuah tas warna hitam merek Eiger yang di dalamnya berisikan 3 bungkus plastik warna bening yang di dalamnya berisikan narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,32 gram.

“Perbuatan terdakwa memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan rarkotika Golongan I bukan tanaman berupa sabu-sabu diancam dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” katanya.

Baca juga :

Rubrik

Komentar

Loading...