Israel Gerebek Delapan Media Palestina

Oleh ,
Israel Gerebek Delapan Media Palestina
Otoritas Israel berusaha menutup paksa delapan media Palestina. (Foto: AFP)

Tepi Barat | Otoritas Israel menggerebek delapan kantor media Palestina di Tepi Barat dengan alasan media-media ini menyebar hasutan.

"Sasaran operasi adalah kantor media yang menyediakan konten yang mempromosikan atau memuji kekerasan," sebut juru bicara pemerintah Israel, dikutip dari Al Jazeera, Kamis 19 Oktober 2017.

Ia mengatakan juga bahwa adanya media ini adalah sebuah bagian dari penolakan perdamaian.

Dilaporkan juga bahwa otoritas Israel menahan 14 orang Palestina dalam penggerebekan yang dilakukan pada Selasa malam di Tepi Barat.

Serangan atas perusahaan media dan rumah produksi video terjadi beberapa hari setelah faksi-faksi Palestina yang sebelumnya bertikai yaitu Hamas dan Fatah, mencapai kesepakatan rekonsiliasi.

Namun pemerintah Israel menyatakan pihaknya tidak berhubungan dengan pemerintahan Palestina yang bersatu kecuali Hamas -yang berkuasa di Gaza, yang sering menjadi tempat untuk melakukan serangan ke Israel- menempuh perubahan drastis.

Dalam penggerebekan disita juga sejumlah dokumen dan peralatan yang dituduh memasok konten ke stasiun TV yang berkaitan dengan gerakan Hamas.

Sementara salah satu perusahaan yang digerebek mengatakan pihaknya menawarkan layanan kepada berbagai media berita lokal maupun internasional.

Otoritas Palestina mengecam keras atas penggerebekan ini dan menganggapnya sebagai pelanggaran berat atas hukum internasional.

Rubrik
Sumber
Al Jazeera | metrotvnews.com
LOKER BERITAKINI

Komentar

Loading...