Ini LP Tempat Eksekusi Cambuk Pelanggar Syariat di Aceh

Ini LP Tempat Eksekusi Cambuk Pelanggar Syariat di Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Gubernur Aceh Irwandi Yusuf telah menerbitkan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Hukum Acara Jinayah.

Pergub ini mengatur prosesi hukuman cambuk tak lagi dilakukan di depan umum seperti yang berlangsung selama ini di halaman masjid-masjid di Aceh.

Nantinya, eksekusi cambuk akan berlangsung di Lembaga Permasyarakatan (LP). MoU antara Pemerintah Aceh dengan Kanwil Kemenkumham Aceh juga sudah ditandatangani siang tadi.

Baca: Alasan Gubernur Aceh Pindahkan Eksekusi Cambuk ke Lapas

Lantas, LP mana saja yang ditunjuk sebagai tempat eksekusi terhadap pelanggar syariat?

Kabid Pengamanan Lapas dan Rutan Kanwil Kemenkumham Aceh Ferdi mengatakan, saat ini ada sebanyak 6 Lapas yang representatif untuk melakukan eksekusi cambuk tersebut. Di antaranya, LP Lambaro, Rutan Kaju, LP Meulaboh, LP Langsa, dan LP Pidie.

“Sisanya belum representatif untuk pelaksanaan eksekusi,” kata Jefri saat bincang-bincang dengan BERITAKINI.CO usai konferensi pers di kantor Gubernur Aceh, Kamis sore (12/4/2018).

Sebelumnya kepada wartawan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengatakan, eksekusi cambuk nantinya akan digelar di tempat terbuka di dalam LP tersebut.

“Jadi di LP itu biasanya ada lapangan di tengahnya. Nah, di lapangan itu nantinya akan dilaksanakan eksekusi cambuk,” katanya.

Jefri mengatakan, tak semua LP maupun Rutan di Aceh yang memiliki sarana lapangan, selain 6 LP tersebut.

Untuk daerah-daerah yang tak memiliki LP yang representatif bagi pelaksanaan eksekusi cambuk, maka pelanggar syariat akan diarahkan ke LP representatif terdekat.

“Misal di Pidie Jaya tidak ada, itu eksekusinya nanti di LP Pidie. Begitu juga daerah lainnya,” kata Jefri.

Rubrik

Komentar

Loading...