Heboh Video Mirip Kepala Bappeda Langsa Ditangkap Warga Bersama Seorang Wanita

Heboh Video Mirip Kepala Bappeda Langsa Ditangkap Warga Bersama Seorang Wanita

BERITAKINI.CO, Langsa | Video yang diduga mirip Kepala Bappeda Kota Langsa, SF dimandikan air comberan bersama seorang perempuan menjadi viral dan beredar di media sosial. Keduanya diduga melakukan hubungan terlarang yang membuat warga berang.

Berdasarkan penelusuran BERITAKINI.CO, diketahui kejadian tersebut berlangsung di Dusun Bukit, Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Langsa, Sabtu (28/7/2018) sore tadi.

Salah satu narasumber BERITAKINI.CO, yang juga warga Gampong Paya Bujok Seuleumak, membenarkan kejadian dalam video tersebut.

"Iya, benar ada kejadian ditangkapnya Kepala Bappeda SF. Dia ditangkap warga pukul 16.00 WIB tadi. Tapi nggak sempat diamankan petugas WH karena mengaku sudah menikah siri. Lebih baik konfirmasi ke geuchik saja," kata narasumber BERITAKINI.CO.

Namun, beberapa kali BERITAKINI.CO menghubungi Geuchik Geuchik Paya Bujok Seuleumak, Safi’i, tidak tersambung.

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Ibrahim Latif, yang dihubungi BERITAKINI.CO, membenarkan ihwal pria yang ditangkap tersebut merupakan Kepala Bappeda Kota Langsa, SF.

"Kejadiannya dekat kolam renang Perumnas Gampong Paya Bujok Seuleumak. Jadi atas kesalahpahaman masyarakat, menurut keterangan sudah menikah, nikah siri. Ada surat nikahnya, namun masyarakat tidak menerima," kata Ibrahim Latif.

Menurut keterangan Ibrahim Latif, warga beralasan nikah siri tidak dibenarkan dalam agama. Jikapun SF telah menikah siri, warga meminta wali dan saksi yang melihat pasangan tersebut menikah.

"Dibuktikan dulu, menikahnya sah atau tidak. Kalau menikahnya sah, salah warga itu, kalau menikahnya tidak sah, udah betul warga itu," kata Ibrahim Latif.

Dia mengatakan petugas Wilayatul Hisbah Langsa sudah mencoba masuk ke lokasi diciduknya pasangan tersebut. Namun, mereka tidak dapat mengambil tindakan apa-apa karena ada massa di lokasi.

Saat petugas WH tiba di lokasi, SF dan pasangannya yang belakangan diketahui berinisial DKF, sedang dimandikan air comberan oleh warga. Kemudian, kata Ibrahim, pasangan tersebut dilepaskan oleh teungku imum Gampong Paya Bujok Seuleumak.

"Karena dianggap hukuman adat sudah selesai diberikan. Jadi nggak sempat diamankan, kalau sempat kita amankan mungkin clear masalahnya," kata Ibrahim.

Ibrahim akan memanggil warga Paya Bujok Seuleumak dan SF untuk mediasi terkait kasus tersebut. Jika nanti terbukti bersalah, menurut Ibrahim, maka akan diserahkan kepada penyidik.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...