Hakim Vonis Ringan Terdakwa Pemerkosa, Ratusan Warga Demo PN Sigli

Hakim Vonis Ringan Terdakwa Pemerkosa, Ratusan Warga Demo PN Sigli

BERITAKINI.CO, Sigli | Putusan ringan yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sigli terhadap pemerkosa sekaligus pembunah mendapat reaksi dari keluarga korban yang mengikuti jalannya persidangan di PN setempat.

Hakim PN Sigli hanya menjatuhi hukuman 10 tahun penjara terhadap terdakwa yang dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum.

Puluhan massa menggelar demo di kantor PN Sigli. Dalam orasinya, mereka menuntut agar terdakwa dihukum mati.

"Kami tak terima putusan yang dijatuhkan majelis hakim PN Sigli terhadap terdakwa perkara pembunuhan dan pemerkosaan," tegas koordinator demo, Maidi dalam perkarangan PN Sigli, Rabu (11/4/2018).

Aksi demontrasi yang sebelumnya berjalan tertib dan aman, tiba-tiba berobah anarkis saat terdakwa dikerluarkan dari ruang sidang menuju rumah tahanan (Rutan).

Para pendemo juga berusaha mengejar terdakwa, namun terdakwa berhasil dikeluarkan dari kerumunan pendemo dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Pantaun BERITAKINI.CO, polisi terpaksa menyeprot gas air mata untuk menghentikan aksi anarkis, polisi juga mengamankan senjata tajam dari seorang pendemo yang diduga sebagai provokator.

Ketua PN Sigli M Nazir kepada wartawan mengatakan, aksi demotrasi sengaja diciptakan secara anarkis supaya terlihat mencekam, ditambah menggunakan meriam air dan pembakaran ban bekas untuk menyukseskan kegiatan simulasi antisipasi demontrasi di PN Sigli.

"Kegiatan simulasi ini dilakukan seluruh Indonesia, sebagai syarat akreditasi Pengadilan Negeri dan Alhamdulilah berjalan lancar," ujarnya.

Rubrik
IKLAN ACEH JAYA

Komentar

Loading...