Gunakan Headset Saat Tidur, Cek Seperti Apa Bahayanya

Gunakan Headset Saat Tidur, Cek Seperti Apa Bahayanya

HEADSET memang salah satu perangkat yang wajib selalu dibawa oleh para pecinta musik. Namun, penggunaan headset sebaiknya jangan berlebihan, seperti dipakai terus menerus saat tidur. Sebab, ada beberapa bahaya yang mengancam jika kamu menggunakan headset saat tidur. Jadi, sebelum nasi menjadi bubur, mari cek dulu apa saja bahaya menggunakan headset saat tidur di bawah ini:

1. Kuman masuk dan berkumpul di telinga
Headset adalah salah satu perangkat yang sering menjadi sarang kuman karena sering diletakkan di udara terbuka dan jarang dibersihkan. Ketika kamu memakai headset saat tidur, berarti headset menempel di telinga dalam waktu lama dan menyebabkan kuman dengan bebasnya masuk ke telinga.

2. Memunculkan kotoran telinga
Mendengarkan musik terlalu lama sampai tertidur dengan headset yang tertanam di telinga, artinya kamu mencegah kotoran telinga terbilas secara alami karena bantalan headset bertindak sebagai penyumbat. Hasilnya, kotoran telinga mengumpul, bahkan bisa menghalangi gendang telinga.

3. Dapat melukai kulit telinga
Meski umumnya headset dibuat agar senyaman mungkin dipakai oleh penggunanya, hal tersebut tidak menjamin kulit telinga baik-baik saja jika menggunakan headset terlalu lama. Apalagi untuk headset yang tidak memiliki pelindung telinga berupa silikon karet. Mendengarkan musik lewat headset terlalu lama dapat membuat kulit telinga lecet dan iritasi. Biasanya kondisi ini memang bisa sembuh dengan sendirinya, tapi banyak juga terjadi infeksi dan peradangan.

4. Bisa menurunkan kemampuan pendengaran
Saat sedang tidur, volume tinggi yang dihasilkan headset dapat menyebabkan kerusakan pada koklea. Awalnya, kamu mungkin tidak sadar kalau pendengaran menurun, dan baru terdeteksi ketika diperiksa dokter. Hati-hati, banyak kasus ini yang terjadi pada orang berumur 20 tahunan!

5. Dapat menurunkan kewaspadaan
Sama seperti menggunakan headset saat berkendara, mendengarkan musik sambil tidur memang membuat nyaman, tetapi semakin keras suara atau musik yang didengarkan membuat kewaspadaan menurun. Ketika tertidur, sistem pendengaran masih berfungsi sebagai alarm jika ada bahaya atau sesuatu yang terjadi di dekat kamu. Namun sistem alarm alami itu hilang jika kamu memakai headset.

6. Bisa menimbulkan otitis eksterna
Otitis eksterna adalah peradangan yang sering terjadi pada perenang. Namun, hal ini juga bisa terjadi pada orang yang mendengarkan musik lewat headset terlalu lama. Karena sama seperti perenang yang telinganya terus terkena tekanan air, headset pun bisa memberi efek serupa.

7. Menimbulkan kerusakan permanen pada telinga
Hal ini bisa terjadi ketika telinga sudah tidak kuat menahan beban suara keras. Suara yang aman untuk didengar oleh telinga direkomendasikan di bawah 85dB. Sedangkan, sebagian besar headset menghasilkan suara antara 95-108dB. Terlebih jika telinga sudah mengalami sejumlah efek yang disebutkan di atas.

Namun, mendengarkan headset saat tidur tidak hanya merusak telinga. Organ tubuh lain, juga bisa terpengaruh gara-gara headset.

8. Dapat merusak otak
Headset yang digunakan saat tidur sebenarnya tidak membuat otak kita benar-benar isirahat. Suara yang masuk saat tidur masih diolah oleh otak, sehingga otak kurang beristirahat. Selain itu, gelombang elektromagnetik yang diantarkan headset dapat memiliki dampak merusak sel otak.

9. Dapat membunuh kamu secara perlahan
Hal ini bisa terjadi buat kamu yang menggunakan alat pacu jantung. Magnet yang terkandung dalam headset dapat membuat kacau alat pacu jantung. Ketika headset tidak digunakan saja, magnetnya bisa “menyerang,” bagaimana jadinya jika digunakan saat tidur?

Komentar

Loading...