Gugatannya Ditolak, Mantan Kepala BPKS akan Ajukan Banding

Gugatannya Ditolak, Mantan Kepala BPKS akan Ajukan Banding
Kuasa Hukum Sayid Fadhil, Bahadur Satri, SH.

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh menolak seluruh gugatan mantan Kepala BPKS Sayid Fahdil. Keputusan itu dibacakan, Rabu (14/8/2019).

Majelis hakim PTUN Banda Aceh menilai, keputusan pemberhentian Sayid Fadhil dari jabatan kepala BPKS, telah sesuai.

Baca: PTUN Banda Aceh Tolak Gugatan Mantan Kepala BPKS

"Menurut hakim, bahwa pengangkatan dan pemberhentian itu harus ada rekomendasi DPRA, dan rekomendasi itu ada, maka objek sengketa itu sah," kata Kuasa Hukum Sayid Fadhil, Bahadur Satri, SH.

Menurut Bahadur, sesungguhnya yang menjadi esensi perkara ini adalah menyangkut dengan kinerja Sayid Fadhil.

"Tapi soal kinerja ini tidak diangkat. Persoalan prosedur penerbitan keputusan itu saja yang diangkat," katanya.

Padahal, kata dia, Dewan Kawasan Sabang (DKS) memberhentikan Sayid Fadhil itu atas dasar penilaian kinerja lemah.

Baca: DKS Resmi Berhentikan Kepala BPKS Sayid Fadhil

Meski sesungguhnya kinerja Sayid Fadhil cukup progresif, seperti serapan anggaran yang relatif tinggi, dan berhasil membawa pendapatan bagi BPKS hampir Rp 3 miliar.

"Jadi yang dilihat hanya prosedur pengeluaran SK pemberhentian itu saja," katanya.

Karena itu, kata Bahadur, kliennya telah merencanakan pengajuan banding ke PTTUN.

Meski begitu, hingga saat ini pihaknya belum menerima salinan putusan itu.

Dewan Kawasan Sabang memang memutuskan untuk memberhentikan Sayid Fadhil pada 16 Januari 2019 lalu.

DKS lantas mengangkat Razuardi sebagai Plt Kepala BPKS. Sayid kemudian mengguggat keputusan itu ke PTUN.

Sayid meminta majelis hakim untuk membatalkan dua keputusan DKS tersebut.

Rubrik

Komentar

Loading...