Gajah Masuk Perkampungan Warga, Kapolsek Geumpang: Aktivitas Warga Kembali Normal

Gajah Masuk Perkampungan Warga, Kapolsek Geumpang: Aktivitas Warga Kembali Normal

BERITAKINI.CO, Sigli | Kapolsek Geumpang, Iptu Agustiar, memastikan aktivitas masyarakat di Gampong Leupu, Kecamatan Geumpang, Pidie, sudah kembali normal seperti biasa pasca tiga ekor gajah liar masuk ke perkampungan dan membuat warga panik.

Agustiar mengatakan, masyarakat dibantu polisi telah menggiring hewan berbelalai panjang tersebut ke kawasan gunung Alue Putoeh, Geumpang, dengan menggunakan marcon.

Baca: Kawanan Gajah Liar Masuk ke Perkampungan di Pidie, Warga Kucar-kacir

"Kita juga telah berkoordinasi dengan BKSDA untuk mangatasinya agar tidak terjadi konflik antara manusia dengan gajah," ujar Agustiar, Senin (5/11/2018).

Agustiar menambahkan, tiga ekor gajah liar tersebut sejak dua hari terakhir sudah terlihat turun ke pemukiman penduduk untuk mencari makanan.

"Kondisi ini membuat masyarakat sangat terganggu dan tidak dapat beraktivitas," tambahnya.

Meski satwa dilindungi itu kerap wari-wiri di pemukiman masyarakat, Agustiar memastikan tidak ada warga yang mengungsi atau meninggalkan rumah akibat teror tersebut.

"Masyarakat setempat sudah terbiasa menghadapi kondisi seperti ini, sehingga tidak ada meninggalkan rumah," ujar Agustiar.

Sebelumnya, tiga ekor gajah liar mendadak muncul di pemukiman warga Leupu, Kemukiman Bangkeh, Geumpang, Kabupaten Pidie, Minggu (4/10/2018).

Gajah-gajah itu mengaung sambil berlarian di jalan desa. Warga yang berada di sana langsung kocar-kacir karena takut menjadi korban amukan gajah.

Kemunculan hewan berberalai tersebut di tengah masyarakat secara tiba-tiba juga membuat dua santri yang sedang belajar di balai pengajian Madinatul Muhajirin pingsan.

Penulis
Rubrik
LOKER BERITAKINI

Komentar

Loading...