Gagal Panen Akibat Banjir, Petani di Aceh Jaya Minta Pemerintah Beri Bantuan Modal

Gagal Panen Akibat Banjir, Petani di Aceh Jaya Minta Pemerintah Beri Bantuan Modal

BERITAKINI.CO, Calang | Masyarakat korban banjir di Aceh Jaya khususnya Kecamatan Pasie Raya mengalami gagal panen akibat banjir yang merusak usaha tani mereka.

Salah seorang petani, Bahtiar meminta pemerintah memberikan modal, agar mereka bisa kembali memulai usaha taninya.

“Kami petani ingin memulai kembali, sekarang coba pikir, kita belum menghasilkan (panen) tapi perkebunan sudah hancur, modal sudah habis di situ, jadi bagaimana untuk membuat kebun lain,” Jelasnya.

Hidayat, petani di Desa Krueng Beukah, juga menyebutkan bahwa mereka selalu mengalami kerugian besar akibat banjir.

“Seperti sekarang, kebun cabai yang sudah mau panen juga rusak akibat banjir yang terjadi Minggu, 2 Desember 2018,” ungkapnya.

Keduanya berharap, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melalui Dinas Pertanian peduli kepada masyarakat yang terkena imbas banjir.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya T  Mufizar mengatakan bahwa tugas dinas pertanian hanya melaporkan kepada pimpinan terkait lahan pertanian warga yang mengalami kerusakan. 

Data yang dimiliki Dinas Pertanian Aceh Jaya, kata Mufizar, sedikitnya ada 150 hektar lahan pertanian dan perkebunan yang terimbas banjir pada November 2018 lalu. Namun Mufizar tidak bisa merinci kerusakan tersebut meliputi lahan pertanian apa saja.

Begitu juga dengan kerusakan lahan akibat banjir pada Desember 2018. Kata Mufizar, mantri tani sampai saat ini masih melakukan pendataan.

Menjawab keinginan warga agar pemerintah menyalurkan modal, Mufizar mengatakan, “tidak mungkin jika rusak langsung kita ganti dengan yang baru, karena itukan tidak ada, kita cuma akan menyampaikan laporan jika ada perkebunan petani yang rusak akibat bencana, selebih itu tidak ada lagi,” katanya.

Rubrik
IKLAN ACEH JAYA

Komentar

Loading...