Erli Hasyim Ajak Tanggalkan Perbedaan Saat Pilkada

Erli Hasyim Ajak Tanggalkan Perbedaan Saat Pilkada
Foto: facebook.com/infoirwandi
Iklan BPKS

BERITAKINI.CO, Sinabang | Bupati-Wakil Bupati Simeulue Erli Hasyim-Afridawati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melupakan segala permasalahan dan perbedaan pada pilkada lalu.

“Kami berjanji untuk menjalankan amanah dari seluruh masyarakat Simeulue tanpa kecuali. Kami mengajak sekaligus menghimbau untuk dapat bersatu dan saling bahu membahu membangun kabupaten ini,” kata Erli Hasyim usai dilantik Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sebagai bupati Simeulue bersama wakilnya Afridawati, Kamis (20/7/2017).

Erli menegaskan bahwa pilkada telah usai sehingga tidak ada lagi alasan yang mengharuskan adanya perbedaan di antara masyarakat Simeulue.

“Kita yang terkotak-kotak karea beda pilihan saat pilkada, sekarang kita adalah satu: Simeulue,” katanya.

Erli menyadari bahwa pemerintahannya membutuhkan partisipasi semua pihak agar apa yang dicita-citakan dengan mudah bisa digapai.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Riswan MS dan Bapak Hasrul Edyar atas dedikasi memimpin dan mengayomi rakyat Simeulue satu periode. Saran dan dukungan bapak tetap kami harapkan untuk melanjutkan estapet pembangunan ke depan,” kata Erli.

Erli juga berjanji akan semaksimal mungkin untuk merealisasikan visi dan misi yang telah dijanjikan.

Prioritas 100 hari

Ditemui usai pelantikan, Erli mengatakan telah mengagendakan prioritas kerjanya untuk 100 hari pertama.

“Dalam suasana yang singkat ini, kita mencoba menata dulu dari sisi yang sangat prioritas. Pertama kita akan merampungkan visi misi yang akan kita tuangkan dalam RPJM. Ini merupakan urat nadi dari sebuah sistem pembangunan yang akan kita jalankan lima tahun ke depan,” kata Erli pada BERITAKINI.CO.

Yang kedua, katanya, mereka akan konsentrasi untuk melakukan pembahasan APBK-Perubahan 2017. Yang memang ini juga perlu dikaitkan dengan sistem pembangunan terutama dengan APBK 2018.

Selain itu, kata Erli, mereka juga melakukan kajian-kajian penataan sistem birokrasi, terutama yang erat kaitannya terhadap pelayanan masyarakat.

“Kami akan berkonsentrasi untuk memahami dan menata bagaimana sistem birokrasi Simeulue ke depan akan jauh lebih baik dan akan lebih memiliki nilai keberpihakan terhadap pelayanan masyarakat,” kata Ketua DPW PBB Aceh itu.(*)

Komentar

Loading...