Dugaan Korupsi, Jaksa Periksa Kadisparbudpora Pidie

Dugaan Korupsi, Jaksa Periksa Kadisparbudpora Pidie

BERITAKINI.CO, Sigli | Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie memeriksa Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Arifin terkait dugaan penggelembungan harga pada pengadaan lahan.

Dugaan mark up itu mencuat dari laporan masyarakat tentang adanya permainan harga pembelian tanah untuk lapangan bola kaki milik pemerintah.

Kajari Pidie Efendi mengatakan, pengambilan keterangan berlangsung kemarin. Arifin diperiksa selama beberapa jam.

Untuk laporan dugaan mark-up tersebut, kata Efendi, jaksa juga sudah mengambil keterangan dari pihak-pihak terkait lainnya, mulai dari pemilik tanah, geuchik, imam mukim, camat, dan Dinas Keuangan Pidie.

"Semua masih kita ambil keterangan sebagai saksi," ujarnya.

Pengadaan tanah tersebut berada di tiga kecamatan, yaitu di Kecamatan Mutiara, Indrajaya dan di Kecamatan Glumpang Tiga, dengan luas yang bervariasi.

Penganggarannya untuk tiga bidang tanah tersebut mulai dilakukan sejak 2016 dan 2017, bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus).

"Total anggran otsus yang sudah disedot mencapai Rp 6,3 miliar lebih," sambungnya.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan penggunaan dana yang menguntungkan pihak-pihak lain tersebut.

Penulis
Rubrik
LOKER BERITAKINI

Komentar

Loading...