Dua Tersangka Penjual Kosmetik Palsu di Banda Aceh Tidak Ditahan

Oleh ,
Dua Tersangka Penjual Kosmetik Palsu di Banda Aceh Tidak Ditahan

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Dua tersangka penjual kosmetik palsu berinisial MR (42) dan NB (29) yang ditangkap Satreskrim Polresta Banda Aceh beberapa hari lalu tidak ditahan. Mereka hanya dikenai wajib lapor.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Sampai sekarang tersangka tidak dilakukan penahanan, namun kita lakukan pemeriksaan semuanya,” kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Ryanto, Senin (1/10/2018).

Baca: Polisi Gerebek Rumah Produksi Kosmetik Palsu di Banda Aceh

”Kita akan meminta balai POM untuk melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti kosmetik yang diamankan.”

Berdasarkan hasil penyidikan, kata Kapolresta, tersangka telah menjalankan bisnis kosmetik palsu ini selama dua tahun. Diketahui, pelaku mendapatkan bahan baku dan ratusan produk kosmetik ilegal itu melalui toko online.

“Dibeli melalui online dari luar Aceh. Setelah jadi mereka jual harganya perpaket itu dari Rp 200-300 ribu,” terang Trisno.

“Ada beberapa macam produk seperti toner, cream siang-malam, lotion, minyak bulus. Ada sekitar 6 item. Labelnya ini memang ditempel oleh yang bersangkutan, ini tidak terdaftar di balai POM dan tidak mencantumkan izin edar juga kadaluarsa.”

Sebelumnya diberitakan, polisi menggerebek sebuah rumah milik tersangka MR alias Bunda Virda yang berada di Desa Lam Gapang, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Di sana ditemukan ratusan produk kosmetik ilegal.

Dari penggrebekan itu, dilakukan pengembangan dan mengarah ke sebuah lokasi lainya. Kemudian petugas menggerebek rumah yang berada di Desa Ateuk Pahlawan, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh milik (NB) alias Bety. Petugas juga mengamankan barang bukti kosmetik ilegal.

Kedua tersangka diancam dengan pasal 197 UU nomor 36 tahun 2019 tentang kesehatan, Jo Pasal 62 Ayat 1 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. | MAG 002

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...