Dua Tersangka Pencuri Rp 80 Juta Diamuk Massa di Aceh Tenggara

Dua Tersangka Pencuri Rp 80 Juta Diamuk Massa di Aceh Tenggara
Dua pelaku pencurian rumah warga yang sempat diamuk massa

BERITAKINI.CO, Kutacane |  Dua orang tersangka pencuri diamuk massa di Desa Penungkunen, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara. Satu di antaranya kritis dan kini sedang dirawat intensif di rumah sakit.

Kapolsek Badar Ipda Abdulah Husin melalui Kanit Reskrim Bripka Jusba Juarsah Rabu (10/7/2019) mengatakan, keduanya adalah UD (49) warga Desa Pedesi, Kecamatan Bambel; dan S (37) warga Desa Lumbang Indah, Kecamatan Lawe Alas.

Mereka diketahui mencuri di rumah seorang pedagang bernama Sapna (48) di Desa Penungkunen, Kecamatan Ketambe, Selasa dini hari.

“Mereka bertiga, satu lainnya saat ini sudah buron,” kata Bripka Jusba.

Para pelaku, kata Jusba, menyantroni rumah korbannya pada Selasa dini hari sekira 04.00 WIB, salat pemilik rumah sedang tertidur lelap. Mereka masuk ke rumah korban melalui jendela.

“Tersangka masuk ke dalam rumah dan langsung menuju kamar dan mengambil tas korban yang ada di dalam kamar berisikan uang tunai sebanyak Rp 70 juta, lalu mengambil Rp 10 juta lainnya dari dalam laci warung atau grosir korban," ungkap Jusba.

Saat mereka menjalankan askinya, pemilik rumah terbangun. Mengetahui rumahnya disatroni maling, pemilik rumah langsung berteriak minta tolong. Pelaku pun langsung kabur.

Warga sempat melakukan pengejaran pada subuh itu. Tapi pelaku tidak berhasil ditangkap.

Setelah matahari terbit, pengejaran kembali dilakukan.

Akhirnya warga berhasil menangkap dua orang pelaku yakni UD dan S. Keduanya pun diamuk massa. Akibat amukan massa itu, S mengalami kondisi kritis dan kini di rawat di rumah sakit.

“Untuk barang bukti uang tunai yang diamankan dan dari kedua pelaku hanya ada uang tunai Rp 20 juta. Sedangkan sisanya sebanyak Rp 60 juta telah dilarikan pelaku yang statusnya kini telah DPO," ungkapnya.

Rubrik

Komentar

Loading...