Dua Balita Dianiaya Ayah Kandungnya Pakai Cangkul di Aceh Timur

Dua Balita Dianiaya Ayah Kandungnya Pakai Cangkul di Aceh Timur
Samsun (bersarung) pelaku penganiayaan terhadap anak kandung di Aceh Timur

BERITAKINI.CO, Idi | Samsun (37) warga Dusun  Kaye Gadeng, Gampong Mesjid, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, ditangkap polisi karena telah menganiaya kedua anak kandungnya dengan gagang cangkul.

Kedua anak yang dianiaya tersebut adalah Ulfa Mahera (5) dan Muhammad Nazar (3). Mereka mengalami luka di bagian kepala.

"Saat ini belum diketahui motif dari kejadian tersebut, pelaku mengalami tunarungu (tak bisa mendengar dan bisu)," kata Kapolsek Nurussalam Iptu Abdullah.

Penganiayaan itu dilakukan pelaku sekira pukul 13:30 WIB, Kamis (11/7/2019). Saat itu pelaku dan istrinya, Saudah (32) berangkat keladang untuk melakukan rutinitasnya di kebun. Mereka membawa serta kedua anaknya.

"Sesampainya di kebun, pelaku seperti biasa melakukan rutunitasnya. Entah apa yang menjadi pemicu, tiba-tiba pelaku mengambil cangkul dan memukul kedua anaknya yang sedang bermain dekat gubuk," jelas Abdullah.

Ibu korban lantas berteriak melihat aksi pelaku tersebut. Saudah mendapati kedua anaknya telah pingsan.

Pelaku tampak ketakutan setelah melakukan tindakan tersebut. Ia pun lari ke hutan.

Salah seorang korban mengalami luka di bagian kepala akibat dianiaya ayahnya 

Abdullah mengatakan, kedua balita itu mengalami luka parah di bagian kepala dan harus dirujuk ke RS Banda Aceh.

"Anak tersebut sempat dirawat di Puskesmas Nurussalam, lalu dirujuk RS Zubir Mahmud Idi Rayeuk, karena pendarahan di kepala, korban dirujuk ke RS Banda Aceh," tuturnya.

Saat ditangkap, pelaku sempat melakukan perlawanan, namun berhasil digagalkan petugas.

"Kasus tersebut sudah kita limpahkan ke Polres Aceh Timur, beserta tersangka dan barang buktinya," kata Abdullah. | RISKITA

Rubrik

Komentar

Loading...