Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi, Mantan Kadis Sosial Praperadilankan Polres Bener Meriah

Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi, Mantan Kadis Sosial Praperadilankan Polres Bener Meriah

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Mantan Kadis Sosial Bener Meriah Drs. Juanda mempraperadilankan Polres Bener Meriah lantaran menilai penetapannya sebagai tersangka korupsi mengandung banyak kejanggalan.  

Penyedik Polres Bener Meriah sebelumnya telah menetapkan Juanda sebagai tersangka korupsi proyek Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni senilai Rp. 1.92 miliar yang bersumber dari dana otonomi khusus.

Kuasa Hukum Juanda, Safaruddin mengatakan, mereka menggungat lantaran banyak keterangan yang diberikan oleh Juanda, namun tidak dikembangkan oleh penyidik.

“Bahkan haknya untuk mengajukan saksi yang meringakan tidak diberikan oleh Polres Bener Meriah,  secara resmi kami juga pernah ajukan melalui surat pada 6 Februari 2016 kepada polres dan kajari agar diberikan hak untuk pemeriksaan saksi yang meringankan, tetapi tidak pernah diberikan sampai sekarang,” ungkap Safaruddin, Senin (13/2/2017).

Safaruddin juga membeberkan aliran dana dari proyek tersebut. Menurut Safaruddin, kliennya juga memberikan duit  senilai Rp 41 juta kepada Plt Bupati Bener Meriah Rusli M Saleh. Tak hanya itu, sejumlah oknum polisi juga dikatakan menikmati aliran dana tersebut.

Mereka adalah Kasat Reskrim Polres Bener Meriah senilai Rp 15 juta, Kasat Intel Rp 2 juta, dan Rp 1 juta untuk Polsek Bukit.

“Sisa dari sana tersebut diambil oleh Plt Bupati Bener MeriahRusli M Saleh, sisa dari dana tersebut tinggal Rp 3 juta yang kemudian digunakan untuk memperbaik mobil Rescue Dinsos. Fakta-fakta ini tidak dikembangkan padahal ada tersebut dalam BAP,” ungkap Safaruddin.(*)

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...