Diputus Kontrak, Puluhan THL BPBD Aceh Barat Mengadu ke Dewan

Diputus Kontrak, Puluhan THL BPBD Aceh Barat Mengadu ke Dewan

BERITAKINI.CO, Meulaboh | Puluhan Tenaga Harian Lepas (THL) yang bekerja di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat diberhentikan. Mereka mengadu nasib ke DPRK setempat, Jumat (12/10/2018).

Kedatangan mereka disambut oleh Ketua DPRK Ramli SE dan sejumlah anggota dewan lainnya.

Riski Amrullah, salah satu THL yang diputuskan kontrak mengatakan, mereka mengadu karena meyakini pemberhentian puluhan THL ini bernuansa politis. Dimana, 33 THL diberhentikan lantaran ada penambahan THL baru sebanyak 25 orang.

“Pemutusan kontrak kerja juga tidak ada alasan yang jelas,” kata Riski.

Disisi lain, kata dia, para THL juga mendapat penekanan dari pihak BPBD saat menandatangi kontrak kerja.

“BPBD Aceh Barat tidak transparan dalam menerbitkan surat perjanjian kerja terhadap para THL. Ketika THL disuruh menandatangani surat perjanjian kerja di atas materai, tidak dibolehkan membaca atau mempelajari isi perjanjian tersebut,” ujarnya.

"Kami mengharapkan agar anggota DPRK Aceh Barat dapat memperjuangkan nasib kami, sehingga kami dapat kembali bekerja."

Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli SE mengatakan,akan menyahuti keluhan para THL itu.

Dikatakannya, pihak DPRK Aceh Barat juga akan mempertanyakan alasan BPBD mengeluarkan surat tenaga kontrak baru dan melakukan pemutusan terhadap tenaga kerja lama.

“DPRK akan memanggil kembali Kepala Pelaksana BPBD, Bupati, Sekda, Inspektorat Kabupaten Aceh Barat. Apabila tidak datang, DPRK Aceh Barat akan memanggil paksa pihak-pihak tersebut," tegasnya.

Selain Ketua DPRK Ramli SE, hadir dalam pertemuan itu lyas Yusuf, Masrizal, Erliana, dan Samsul Bahri. | AIDIL

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...