Diingatkan untuk Berhenti Jual Ganja, Pria di Aceh Timur ini Malah Bacok Adik Kandungnya Sendiri

Diingatkan untuk Berhenti Jual Ganja, Pria di Aceh Timur ini Malah Bacok Adik Kandungnya Sendiri
Pelaku dan barang bukti ganja | Foto: Ist

BERITAKINI.CO | Ada-ada saja tingkah polah Heri Yandi (29), warga Gampong Ladang Baro, Kecamatan Julok, Aceh Timur, ini.

Diingatkan agar tak lagi menggunakan dan menjual ganja, dia malah keberatan dan marah. Tak tanggung, pria ini pun nekat membacok adiknya sendiri. Untungnya, korban tak mengalami luka parah.

Heri Yandi pun kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya itu di depan hukum. Polisi telah menangkapnya kemarin malam.

“Korban bernama Muhajir, yang merupakan adik pelaku, melapor ke polisi. Kami langsung bergerak melakukan penangkapan,” kata Kapolsek Julok Ipda Eko Hadianto, Kamis (11/10/2018).

Eko mengatakan, berdasarkan keterangan Muhajir, pelaku sempat terlibat cek cok dengan orang tuanya. Bahkan pelaku sampai menendang ibu kandungnya sendiri, dan melempar ayahnya dengan batu.

“Tersangka dinasehati agar jangan pakai ganja lagi, jangan jual ganja lagi. Lantas tersangka marah dan mengamuk,” kata Eko.

Heri Yandi memang benar-benar keras kepala. Saat petugas hendak menangkapnya, dia juga tak tinggal diam.

Peringatan dari petugas yang memintanya untuk tiarap, tak dihiraukan. Polisi juga melepaskan tembakan peringatan, tapi Heri mengabaikan.

Dia malah maju mendatangi polisi, sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur.

"Di situasi gelap karena mati lampu, petugas melakukan penembakan dan mengenai kakinya," kata Eko.

Walapun sudah dilumpuhkan, ternyata tersangka masih sanggup melawan petugas dan berusaha untuk melepaskan diri.

"Karena itu tersangka diikat di mobil patroli Polsek Julok agar tidak dapat melakukan perlawanan lagi,” kata Eko.

Petugas lantas melakukan penggeledahan di kediaman tersangka. Hasilnya, didapat barang bukti ganja seberat 25 gram di kamarnya.

IKLAN ACEH JAYA

Komentar

Loading...