Dianggap Tidak Netral, Oknum Camat di Aceh Singkil Direkomendasikan ke KASN

Dianggap Tidak Netral, Oknum Camat di Aceh Singkil Direkomendasikan ke KASN
Komisioner Panwaslih Aceh Singkil Deva Susanti

BERITAKINI.CO, Singkil | Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas sebagai camat di Kabupaten Aceh Singkil direkomendasikan mendapat sanksi oleh Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) setempat.

Oknum ASN berinisial AH itu dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) lantaran diduga tidak netral dalam menjalankan tugas sebagai abdi Negara.

“Hasil temuan Panwaslih, AH dinilai memihak kepada salah satu calon legislatif dari Dapil 2 yang diusung oleh Partai Golkar,” kata Komisioner Panwaslih Aceh Singkil Divisi Penindakan, Deva Susanti, Senin (25/2/2019).

Dalam rekomendasi disampaikan ke KASN, kata dia, oknum camat tersebut telah melakukan unsur-unsur pelanggaran dalam pemilu yang semestinya tidak boleh dilakukan.

“Pada Selasa 22 Januari 2019, Satpol PP dan Panwaslih melakukan penertiban APK di salah satu desa di Kota Baharu. Oknum camat ini mendatangi titik lokasi penertiban dan marah-marah,” kata Deva.

"Saat itu kita meminta agar diselesaikan dengan cara baik-baik, namun karena lagi emosi oknum camat ini mengeluarkan kata-kata yang mengarah keberpihakan kepada salah satu calon. Belakangan kita ketahui itu caleg itu anaknya.”

Sebelum mengeluarkan rekomendasi, kata dia, Panwaslih Aceh Singkil telah melakukan investigasi dan memanggil sejumlah saksi di antaranya Panwascam dan Panwas Desa, dan saksi-saksi yang ada di lokasi untuk dimintai keterangan.

Bahkan, pihaknya juga memanggil AH, pengurus Partai Golkar, dan mengundang Sekda Aceh Singkil sebagai atasan camat. Namun, mereka tidak hadir saat pemanggilan tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan saksi, kita menggelar rapat pleno dan menjadikan persoalan tersebut menjadi sebuah temuan. Hasil kajian akhir terindikasi yang bersangkutan melanggar. Pada tanggal 15 Februari 2019 kita mengeluarkan rekomendasi ke KASN,” kata Deva.

“Mengenai sanksi apa yang diberikan terhadap terlapor, yang berhak menentukan pihak KASN itu sendiri. Kita hanya melakukan penanganan pelanggaran pemilu.”

Sementara itu, hingga berita ini diunggah BERITAKINI.CO belum mendapat tanggapan dari AH. Beberapa kali dihubungi, nomor selularnya sedang tidak aktif.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...