Di Negara ini, Pria Dilarang Tatap Wanita Selama Ramadan

Oleh ,
Di Negara ini, Pria Dilarang Tatap Wanita Selama Ramadan
lustrasi Perempuan Iran (Foto: Shutterstock)

BERITAKINI.CO | Ramadan menjadi bulan yang istimewa bagi umat Islam di seluruh belahan bumi. Selama Ramadan, umat Islam dilarang menjalani segala aktivitas yang membatalkannya.

Di Iran, pemerintah memberikan imbauan ke warga pria yang menjalankan puasa. Selama Ramadan, pria di Iran diminta untuk tidak memandang wanita.

Dilaporkan The Telegraph, pembatasan ini dilakukan karena sikap frustasi pemerintah menghadapi ketidakpuasan sipil dan kondisi ekonomi yang buruk. Seperti diketahui, ekonomi Iran terjepit pasca sanksi Amerika Serikat (AS).

Selain melarang memandangi perempuan, pengadilan negara juga mengumumkan aturan denda bagi warga yang makan di tempat umum selama Ramadan.

"Nasihat pribadi saya kepada wanita yaitu harus menggunakan jilbab lebih dari biasanya dan para lelaki harus menghindari tatapan langsung ke perempuan pejalan kaki," kata juru bicara pengadilan, Gholam-Hossein Esmaili.

"Siapapun yang mengabaikan instruksi ini selama Ramadan akan menghadapi pelanggaran dan hukuman dari unit penegak hukum," kata dia.

Dilarang Putar Musik di Mobil

Polisi moral di Iran juga akan menangkap siapa pun yang memainkan musik di radio mobil mereka. Denda berat akan mengancam mereka.

Bulan lalu, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menunjuk Jenderal Hossein Salami sebagai komandan Garda Revolusi dan ulama konservatif, Ebrahim Raeesi sebagai hakim ketua.

Tetapi, para pejabat senior Iran telah memperingatkan tentang ketidakpuasan publik yang berubah menjadi protes jalanan.

Penjatahan makanan dan bahan bakar persis ketika perang Irak telah dilakukan untuk mengatasi masalah ini.

"Bulan suci Ramadan adalah pengingat bagi kita untuk bersikap tabah menghadapi kontroversi dan kesombongan dunia karena, tampaknya AS ingin berperang melawan ekonomi, budaya, dan kehidupan sosial kita, namun bukan secara fisik," ujar Pengawal Revolusi, Hossein Salami. dream.co.id

Rubrik

Komentar

Loading...