Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sumut

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sumut

BERITAKINI.CO, Medan | Selain di Surabaya, pengejaran dan penangkapan terduga teroris juga dikabarkan terjadi di Sumatra Utara (Sumut). Sejumlah terduga teroris dikabarkan ditangkap tim Densus 88 Antiteror.

Berdasarkan informasi yang beredar, penangkapan ini dilakukan di sejumlah lokasi. Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpau mengaku telah mendapatkan informasi tersebut. Namun, dia mengklaim belum mendapatkan data lebih lanjut terkait penangkapan itu.

"Benar, ada informasi penangkapan. Tapi hasilnya seperti apa, kepolisian pusat belum bisa dikoordinasikan. Nanti mungkin setelah tim itu tiba di Polda baru bisa," kata Paulus, Selasa (15/5).

Berdasarkan informasi yang beredar, salah satu lokasi penangkapan berada di Tanjung Balai. Tiga orang diamankan di lokasi berbeda di kota tersebut hari ini. Dua di antaranya dikabarkan tewas ditembak.

Paulus mengaku juga telah mengetahui informasi ini. Namun, mantan Kapolda Papua itu kembali meminta para awak media untuk bersabar menunggu informasi lanjutan.

"Itu teman-teman sudah dapat ya, tapi saya coba klarifikasi dulu apakah benar itu yang dimaksud. Nanti kami melalui Kabid Humas akan memberikan penjelasan kepada teman-teman media," ujar Paulus.

Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja juga mengaku masih menunggu kabar terkait penangkapan tersebut. "Kami juga masih menunggu informasi tersebut. Kita sama-sama menunggu info valid berita tersebut. Sabar ya," kata Tatan.

Tim beranggotakan Densus 88 dan Brimob, pada Selasa (15/5), menggerebek sebuah rumah di lingkungan IV Kelurahan Beting Kuala Kapias (BKK), Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumut, yang dihuni sejumlah pria mencurigakan. Informasi dihimpun di lapangan menyebutkan, penggrebekan berawal dari laporan kepala lingkungan yang mengetahui adanya sebuah rumah di Jalan Yos Sudarso Lingkungan-IV, Kelurahan BKK itu yang dihuni sejumlah pria dengan aktivitas mencurigakan.

Menurut Camat Teluk Nibung Amiruddin, ketika petugas dan kepala lingkungan mendatangi rumah tersebut. Secara mendadak, seorang pria yang membuka pintu langsung menyerang Syafii alias Atan, Kepala Lingkungan IV dengan menggunakan golok.

"Akibat serangan itu, kepling tersebut mengalami luka bacok pada bagian tangan. Sedangkan pria penyerang tertembak petugas," kata Nibung.

Penulis
Rubrik
Sumber
REPUBLIKA

Komentar

Loading...