Cek Mad Menang, FA-TAR Tolak Hasil Pleno KIP Aceh Utara

Oleh ,
Cek Mad Menang, FA-TAR Tolak Hasil Pleno KIP Aceh Utara

BERITAKINI.CO, Lhoksukon | Tim Pemenangan Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara Fakrurrazi H.Cut- Mukhtar Daud ( FA-TAR) menyatakan menolak hasil rapat pleno rekapitulasi suara calon yang digelar Komisi Independen Pemilihan (KIP) di Hotel Lido Graha, Kamis, (23/2/2017).

“Karena KIP telah melakukan pelanggaran dan melakukan kesalahan bersifat masif, sistematis, dan terstruktur,” kata Tim Pemenangan FA-TAR, T Hidayatuddin saat dalam konferensi pres siang tadi.

Hidayat menyebut penyelenggara pilkada di Aceh Utara tidak mengindahkan Pasal 4 huruf a PKPU Nomor 15 Tahun 2016.

Kata dia, dalam Pasal 4 huruf a tersebut dijelaskan, penyelenggara setelah menerima kotak suara yang tersegel dan salinan formulir model C-KWK, model C1-KWK dan lampirannya dari KPPS di wilayah kerjanya, PPS harus mengumumkan hasil penghitungan suara dari seluruh TPS di wilayah kerjanya menggunakan lampiran model C1-KWK dengan cara menempelkan pada sarana pengumuman di desa.

Menurut Hidayat, hal tersebut tidak dilakukan penyelenggara pilkada di 825 desa se-Aceh Utara. “Pihak penyelenggara tidak ada satu pun menempelkan model C1-KWK sesuai aturan. Bahkan kita sudah mengecek dan foto tidak ada satu lembar pun from C1 ditempelkan sebagimana perintah PKPU,” katanya.

Itulah sebabnya, kata Hidayatuddin, mereka mengajukan keberatan karena pelanggaran ini dilakukan oleh pihak penyelenggara. “Proses penyelenggara yang buruk maka akan buruk hasilnya,” kata Mantan Komisioner KIP Aceh Utara itu.

Sementara Ketua KIP Aceh Utara, Jufri Sulaiman mengatakan, pihaknya siap mempertanggungjawabkan hasil pleno yang telah dilakukan KIP. Jika ada keberatan terhadap kerja-kerja penyelenggara, kata Jufri, masih ada saluran yang bisa digunakan yang menempuh jalur hukum.

"Kita siap mempertanggung jawabkan tgugatan tersebut. Karena kita sudah menjalankan sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku," katanya.

“Bahkan kami mempunyai bukti-bukti telah menempel C1 KWK di tiap-tiap TPS. Kami pun mempersilahkan saksi dan pihak keberatan jika ingin melakukan proses dengan cara menempuh jalur hukum bila menurut dirinya telah terjadi kecurangan dalam benteuk apapun." 

Rubrik

Komentar

Loading...