Cabuli Belasan Santri, Guru Ngaji di Aceh Tengah Diciduk Polisi

Cabuli Belasan Santri, Guru Ngaji di Aceh Tengah Diciduk Polisi

BERITAKINI.CO, Aceh Tengah | Seorang guru mengaji di gampong Pantan Musara, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, berinisial TAM (41), ditangkap polisi karena diduga mencabuli belasan santrinya.

Penangkapan itu dilakukan setelah adanya laporan dari orang tua korban. Ia ditangkap oleh personel Polsek Pengasing pada Sabtu malam (13/10/2018) sekira pukul 20.00 WIB.

“Saat ini sudah diserahkan kepada Unit IV PPA untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” kata Kasatreskrim Polres Aceh Tengah Iptu Agus Riwanto Diputra, S.Ik, Minggu (14/10/2018).

Kasat mengatakan, perbuatan tersangka terungkap setelah salah satu korban berinisial SM menolak pergi mengaji di tempat tersangka mengajar.

“SM tak mau berangkat mengaji saat disuruh oleh orang tuanya. Ia mengaku ke orang tuanya jika alat vitalnya sering dipegang oleh tersangka,” kata Kasat.

Kemudian, kata Agus, orang tua SM menanyakan kebenaran kejadian tersebut kepada orang tua santri lain.

“Ternyata anak yang satu tempat pengajian dengan SM juga mengalami kejadian serupa,” kata Kasat.

Kepada petugas, kata Agus, tersangka mengaku telah mencabuli 12 orang anak yang usianya 8 hingga 12 tahun.

Perbuatan itu telah dilakukan tersangka sejak bulan Desember 2017 hingga September 2018.

“Perbuatan itu dilakukan saat sambil mengajarkan mengaji,” tambahnya.

Beberapa korban pencabulan itu, kata Agus, diantaranya, SM (8), SO (11), BN (8), AU (8) dan S. “Mereka masih berstatus pelajar,” kata Agus.

Saat ini, tersangka diamankan di Mapolres Aceh Tengah untuk penyidikan lebih lanjut.

Rubrik
IKLAN ACEH JAYA

Komentar

Loading...