Bukan Lagi Bupati dan Pernah Dipecat Partai Aceh, Jufri Hasanuddin Bidik Kursi di Senayan

Bukan Lagi Bupati dan Pernah Dipecat Partai Aceh, Jufri Hasanuddin Bidik Kursi di Senayan

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Setelah periode kepemimpinannya sebagai bupati Abdya berakhir, nama Jufri Hasanuddin mulai jarang terdengar. Namun, Jufri tak begitu saja meninggalkan gelanggang politik.

Jufri sebelumnya memang diketahui sebagai salah satu pengurus pusat Partai Aceh, hingga dia diumumkan dipecat pada masa Pilkada 2017 lalu.

Baca: Partai Aceh Pecat Jufri Hasanuddin

Namun, baru-baru ini, Jufri justru tampak menghadiri dua agenda besar partai itu di Banda Aceh yakni maulid akbar dan Musyawarah Besar II Partai Aceh.

Lantas, apa target politik Jufri setelah tak lagi menjabat sebagai bupati dan dipecat dari Partai Aceh?

Baca: Meski Dipecat, Jufri Hasanuddin Tetap Komit Menangkan Mualem

Diwawancara BERITAKINI.CO baru-baru ini, Jufri mengatakan tetap ingin mengabdi kepada masyarakat dari jalur legislatif. Jufri mengaku dunia legislatif lebih asik dan nyaman baginya.

“Bagi saya tempat yang sangat tepat untuk mengabdi kepada masyarakat adalah medan legislatif,” katanya.

Keinginannya untuk maju sebagai wakil rakyat ini, kata Jufri, juga menjadi salah satu alasannya tidak lagi ikut dalam kontestasi Pilkada Abdya 2017 lalu, meski sesungguhnya kesempatan itu masih ada.

Menurut dia, anggota legislatif memiliki ruang lebih besar dan asik untuk membantu masyarakat.

“Bagi saya  berbuat baik bisa dimanapun, tapi dunia legislatif adalah tempat yang paling nyaman untuk berbuat kepada masyarakat sebagai rasa tanggungjawab dan kewajiban,” katanya.

Untuk itu, Jufri telah membangun komunikasi dengan partai politik, terutama PKS. “Jika ada ruang dari PKS, mungkin saya akan maju sebagai calon anggota DPR RI,” katanya.

Jika PKS tidak memberi jawaban, kata Jufri, dia juga sudah menyiapkan alternatif lain. Jufri akan membangun komunikasi dengan partai nasional lainnya.

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...