Bos Yamaha Yakin MotoGP Tanpa Rossi Tetap Ramai Penonton

Bos Yamaha Yakin MotoGP Tanpa Rossi Tetap Ramai Penonton
Valentino Rossi masih memiliki pendukung yang banyak. (JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)

BERITAKINI.CO | Bos Yamaha Lin Jarvis menilai MotoGP tetap bakal ramai penonton kendati tanpa kehadiran Valentino Rossi di lintasan balap.

Jarvis beberapa waktu lalu mengatakan Yamaha sudah siap melepas Rossi yang kini sudah berusia 40 tahun. Sederet hasil tak maksimal The Doctor dalam balapan MotoGP 2019 membuat Jarvis mengungkapkan ketergantungan Yamaha kepada Rossi telah berubah.

Ucapan Jarvis tersebut kemudian memantik respons, termasuk perihal kebintangan Rossi di sirkuit yang kerap terlihat dengan kehadiran pendukung pebalap gaek itu dalam tiap seri MotoGP.

"Kapanpun ada seorang juara yang pensiun maka akan ada perlawanan. Contohnya di Formula 1, ketika terjadi kecelakaan tragis Ayrton Senna, atau ketika Michael Schumacher tak lagi membalap. Tetapi balapan tetap berlanjut dan cabang olahraga itu tetap ada," kata Jarvis dikutip dari Paddock-GP.

"Jika Anda ke sirkuit di seluruh dunia dan melihat orang-orang mengenakan kaus berwarna kuning, maka Anda akan berpikir jika Valentino pergi maka jumlah penonton akan turun sampai 50 atau 60 persen. Tetapi saya tidak percaya itu," tambahnya.

Jarvis menilai bukan Rossi semata yang menjadi daya tarik MotoGP tetapi juga persaingan antarpebalap yang kini dianggapnya terjadi begitu ketat.

"Tentu jika Rossi berhenti Anda akan kehilangan. Tanpa ragu, tentunya, tetapi hidup harus tetap berjalan dan saya pikir dia akan terus terkait dengan olahraga ini," kata Jarvis.

Rossi saat ini terlibat dalam salah satu tim Moto3 dan Moto2 di tim Sky Racing Team VR46. Dengan kondisi tersebut, Jarvis memprediksi Rossi tidak akan jauh dari dunia balap motor selepas gantung helm.

"Dia tidak akan berpartisipasi di balapan, tetapi dia akan melanjutkan kerja. Dia memiliki tim balap sendiri," tukas Jarvis. | CNNIndonesia

Komentar

Loading...