Bom Sibolga, Polisi Kembali Amankan 300 Kilogram Bahan Peledak

Bom Sibolga, Polisi Kembali Amankan 300 Kilogram Bahan Peledak
Polisi bersenjata berjaga di lokasi terjadinya ledakan yang diduga bom saat penggerebekan terduga teroris di kawasan Jalan KH Ahmad Dahlan, Pancuran Bambu, Kota Siboga, Sumatera Utara, Selasa, 12 Maret 2019. Peristiwa ini terjadi saat polisi hendak menangkap pelaku terduga tindak pidana terorisme, Husain alias Abu Hamzah. ANTARA

BERITAKINI.CO | Pihak kepolisian terus melakukan pemeriksaan terhadap kasus bom Sibolga, Sumatera Utara sejak Selasa (12/3/2019). Hari ini, aparat berhasil mengamankan 300 kilogram bahan peledak yang ditemukan di Jalan Sisingamangaraja, Kota Sibolga.

Menurut informasi, barang bukti ini diketemukan di sekitar kediaman terduga teroris AK aliang Ameng. Bahan peledak tersebut disimpan di dekat saluran pembuangan dan ditimpa semen di atasnya.

Kabar tersebut dibenarkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Polisi Agus Andrianto. “Mereka bisa merakit dan meramu bahan-bahan yang ada, sekitar 300 kilogram,” ujar Agus Andrianto.

Baca: Bom Meledak Saat Densus Gerebek Rumah Terduga Teroris di Sumut, Satu Petugas Terluka

Selain barang bukti tersebut kepolisian juga menemukan bom yang telah dirakit dan dikenal dengan istilah bom lontong. “Bom tersebut sewaktu-waktu bisa diledakkan oleh orang yang memegang alat pemicu,” kata Agus.

Polisi sampai saat ini telah mengamankan tiga orang terduga pelaku teroris di Kota Sibolga. Selain Husain alias Abu Hamzah, polisi juga telah mengamankan AK alias Ameng dan H.

“Setelah pelaku (Husain alias Abu Hamzah) ditangkap, dia mengatakan ada dua lagi temannya di daerah Sibolga. Keduanya juga sudah ditangkap, jadi (total) tiga yang tertangkap,” ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Medan pada Selasa malam.

Sementara itu istri terduga Husain yang semenjak Selasa siang mengurung diri bersama anak-anaknya di dalam rumah, memilih melakukan bom bunuh diri pada Rabu dinihari. Sebelumnya sudah dilakukan upaya negosiasi oleh keamanan namun tidak membuahkan hasil.

Rubrik
Sumber
Tempo.co

Komentar

Loading...