BNN Aceh Musnahkan Sabu Kemasan Teh China

Oleh ,
BNN Aceh Musnahkan Sabu Kemasan Teh China

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh berhasil mengamankan 23.500 gram sabu-sabu serta tiga orang warga Aceh Utara yang diduga sebagai tersangka.

"Sebanyak 23 bungkus dan berkisar 23 kilogram dengan 3 tersangka," kata Kepala BNNP Aceh, Faisal Abdul Naser, dalam konferensi pers di Kantor BNNP Aceh, Banda Aceh, Rabu (30/5/2018).

Dia mengungkapkan, sabu yang telah dikemas dalam kemasan teh asal negeri tirai bambu, China ini, diduga berasal dari negeri Jiran, Malaysia.

"Itu (dikatakan) asalnya dari Malaysia, tetapi belum bisa kita pastikan karena kita baru dapat," ungkapnya.

"Mungkin karena kemasannya itu (berbentuk) kemasan teh China dan mungkin berasal dari China," ungkapnya lagi.

Dia menjelaskan, pada akhir Maret 2018, tersangka Z menerima 43 bungkus narkotika dari JAI (DPO) di kawasan Gampong Paya Naden, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur.

Kemudian, Z meminta M untuk menyimpan sabu tersebut dan menyerahkan uang sebanyak Rp 1 juta.

Selanjutnya, pada 28 Maret 2018, JAI memerintahkan Z menyerahkan 20 bungkus kepada MAA yang diserahkan di kawasan depan SPBU Sampoiniet, Aceh Utara, dan meneruskan barang tersebut ke tersangka MY, di Simpang Ceubrek, Aceh Utara.

“Atas pekerjaan tersebut saudara MAA menerima uang sebanyak Rp 3 juta dari tersangka MY,” ujarnya.

Pada 1 April 2018, tim gabungan dari BNN Pusat, Bea Cukai Aceh, dan BNNP Aceh menangkap tersangka M, di kawasan Cot Manyang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.

Dari penangkapan itu, tim berhasil menyita sebanyak 23 bungkus narkotika jenis sabu-sabu yang telah dikemas dalam bungkusan teh Cina.

“Modus, ini sudah diambil dari laut kemudian dibawa dengan kapal kecil selanjutnya ditanam di bawah kandang kambing,” jelas Faisal.

Sementara MAA dan Z disebutkan sempat lari dan baru tertangkap kemudian di Aceh Utara dan Banda Aceh pada Maret 2018.

“Ini (para tersangka) bukan DPO tetapi pada waktu penangkapan, yang satu ditangkap dan yang satu lagi lari ke sini (Banda Aceh) ada rangkaian dengan kasus yang lama dan dua orang sudah tertangkap di Aceh Timur dan satu kita tangkap di Banda Aceh,” jelasnya lagi.

Kepala BNNP Aceh menambahkan, saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Dia mengatakan dalam waktu dekat berkas para tersangka akan diserahkan kepada pihak kejaksaan.

Dalam konferensi pers itu, pihak BNNP Aceh langsung memusnahkan barang bukti sabu seberat 23 Kilogram tersebut.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...