Berburu Takjil Buka Puasa di Pasar Dadakan Kota Lhokseumawe

Oleh ,
Berburu Takjil Buka Puasa di Pasar Dadakan Kota Lhokseumawe

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Bulan suci Ramadan memang penuh berkah. Terutama bagi pedagang dadakan, di Kota Lhokseumawe.

Hampir di sepanjang jalan di kota itu, berjejer para pedagang makanan dan minuman untuk berbuka atau yang biasa disebut takjil.

Makanan dan minuman yang dijual pun beraneka ragam, mulai dari aneka gulai (sayur) siap saji, olahan ikan, kari kambing, hingga aneka kue basah menggugah selera.

Seperti yang dijajakan di Pasar Pusong dan Pasar Cunda. Di dua titik ini terdapat ratusan pedagang yang menggelar lapak dagangannya.

Soal harga bervariasi, dan pastinya sangat terjangkau. Misalnya kue Putu, per bungkusnya dijual Rp 5.000, begitu juga dengan kue lainnya rata-rata harganya Rp 1.000 per potong. Sedangkan untuk masakan seperti sayur pliek dan jenis sayur lainya harganya Rp 5000, sampai Rp 10.000 per bungkus.

"Setiap bulan puasa saya terus berjualan di lokasi ini, mulai pukul 16.00 WIB sampai jelang berbuka puasa, sesuai watu yang telah ditentukan," kata Dewi, salah satu pedagang di pasar Pusong Lhokseumawe saat bincang-bincang dengan BERITAKINI.CO.

Selain di lokasi tersebut, sejumlah lokasi lain yang muncul pedagang dadakan selama Ramadan ada di dekat Lapangan Hira, Jalan Listrik, Simpang Pertamina, dan sejumlah titik lainnya di dalam wilayah Kota Lhokseumawe.

Sementara jika Anda ingin mencari minuman atau kelapa muda dan air tebu untuk berbuka puasa di Kota Lhokseumawe, akan lebih mudah ditemui di jalan Stadion Tunas Bangsa.

Di sepanjang jalan tersebut pedagang kelapa muda dan air tebu berjualan tidak hanya pada bulan puasa saja, melainkan setiap harinya pada hari-hari biasa. | RIZKITA

Komentar

Loading...