Bekas Kadis Pariwisata Pidie Belum Juga Tertangkap, Jaksa Tempel Foto di Terminal dan Pelabuhan

Bekas Kadis Pariwisata Pidie Belum Juga Tertangkap, Jaksa Tempel Foto di Terminal dan Pelabuhan

BERITAKINI.CO, Sigli | Bekas Kepada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pidie Arifin belum juga berhasil ditangkap.

Dia terlibat kasus korupsi yakni mark up pengadaan tanah lapangan bola kaki di Gampong Pantee Garot, Kecamatan Indrajaya, Pidie dengan kerugian negara mencapai Rp 1 miliar lebih.

Bersama Ibrahim, dari pihak swasta, Arifin ditetapkan sebagai tersangka pada Oktober 2018 lalu. Sejak saat itu, Arifin sulit untuk dihubungi. Sejumlah panggilan pemeriksaan yang dilayangkan penyidik, tak digubrisnya.

Baca: Mantan Kadisparbudpora Pidie Jadi Buronan Kejari

Sampai akhirnya, kedua tersangka tersebut dipastikan telah kabur pada Desember 2018 lalu. Penyidik lantas menetapkan mereka sebagai buronan dan belum berhasil ditangkap hingga saat ini.

Kejaksaan masih terus memburu dua buronan itu. Petugas juga telah menempel foto keduanya di beberapa titik strategis di sejumlah daerah di Aceh.

Baca: Dua Kali Mangkir, Mantan Kadisparbudpora Pidie Terancam Dijemput Paksa

“Terutama pusat keramaian, seperti warung kopi, rumah makan, terminal, pusat pembelanjaan (pasar) dan komplek perkantoran,” kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pidie, Naungan Harahap, Kamis (14/3/2019).

Di Banda Aceh, sebut Harahap, foto kedua tersangka juga ditempel di kawasan pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue, Terminal Batoh dan sejumlah lokasi pusat keramaian lainnya, dengan harapan masyarakat dapat menyampaikan informasi tentang keberadaan kedua buronan itu Kejari Pidie tersebut.

“Kita minta masyarakat agar melaporkan ke kantor Kejaksaan atau ke pihak kepolisian terdekat jika melihat kedua tersangka," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...