Begini Perkembangan Pergub APBA 2018 di Kemendagri

Begini Perkembangan Pergub APBA 2018 di Kemendagri
Juru Bicara Pemerintah Aceh Wiratmadinata

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Pemerintah Aceh dijadwalkan akan menyerahkan dokumen anggaran daerah 2018 ke Kemendagri di Jakarta, hari ini, Jumat (2/3/2018).

Keputusan ini diambil menyusul deadlocknya pembahasan anggaran daerah itu dengan legislatif Aceh.

Lantas seperti apa perkembangannya?

Juru Bicara Pemerintah Aceh Wiratmadinata yang dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari tim Pemerintah Aceh di Jakarta, awalnya dokumen dalam bentuk soft copy telah dimasukkan ke Subdit Wilayah I Kemendagri.

Ini artinya, dokumen itu telah masuk dalam sistem, dan lazimnya dokumen itu bisa langsung diperiksa oleh Subdit Wilayah I.

Selain itu, secara administrasi, Tim Pemerintah Aceh juga menyerahkan dokumen anggaran dalam bentuk hard copy kepada Unit Layanan Administrasi (ULA) Kemendagri.

“Di sini, dokumennya harus benar-benar lengkap. Memang, diketahui bahwa masih ada dokumen yang harus dilengkapi, misal karena tertinggal atau sebagainya. Seperti dokumen RPJM, itu tidak hanya yang baru, tapi dokumen RPJM yang lama juga harus dimasukkan,” kata Wira.

Untuk ini, kata Wira, Pemerintah Aceh segera melengkapinya dan pada Senin pekan depan, akan kembali dimasukkan ke ULA.

Setelah semua dokumen tersebut lengkap, kata Wira, barulah masuk pada tahap klarifikasi.

Di tahap ini, pihak Kemendagri akan memanggil pihak-pihak yang diperlukan untuk melakukan klarifikasi.

“Klarifikasi ini ada dua. Pertama untuk KUA PPAS yang diajukan Rp 15,3 triliun. Yang kedua penjabaran programnya, bedah detil per SKPA,” katanya.

Proses ini, kata Wira, akan dijalankan dalam 30 hari kerja. “Tapi bisa saja lebih cepat,” katanya.

Rubrik
LOKER BERITAKINI

Komentar

Loading...