Begini Cara Aidil Menghabisi Istri dan Dua Anak Tirinya di Aceh Utara

Oleh ,
Begini Cara Aidil Menghabisi Istri dan Dua Anak Tirinya di Aceh Utara

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Setelah mengakui membunuh istri dan dua anak tirinya, Aidil (40), warga Kelurahan Sugihartjo, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan sadis itu.

Pria yang berprofesi sebagai pekerja bangunan itu kini mendekam di sel Mapolres Kota Lhokseumawe.

Kepada sejumlah awak media, Aidil menceritakan kronologi kejadian hingga Ia nekat menghabisi nyawa korban. Ia mengaku kesal karena istri yang baru saja dinikahinya empat bulan lalu itu belakangan sering marah-marah karena penghasilannya tidak cukup.

"Berapa pun saya kasih tetap kurang, saya kasi Rp 2 juta sebulan kurang juga. Hasil gaji saya sebesar Rp 6 juta saya kasi juga habis dan tak pernah cukup,” kata Aidil kepada wartawan di Mapolres Kota Lhokseumawe, Rabu (8/5/2019).

"Terakhir saya pulang kerja dari Panton, saya kasih hanya Rp 500 ribu, istri saya marah besar dan minta pisah (cerai)."

Saat itu Ia mengaku membujuk istrinya agar tidak meminta cerai. Pelaku mengaku masih sayang dengan istrinya.

Ketika Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang, menanyakan kembali alasan Ia membunuh padahal masih sayang? Pelaku mengaku jika korban lebih dulu ingin menusuknya menggunakan pisau.

"Karena istri saya ingin tusuk saya, terus saya tangkap ujung pisau dan saya buang pisau itu. Terus saya peluk dia dan saya bilang ke istri saya, jangan ma..!," kata tersangka lagi.

Lalu, kata Aidil, Ia menghabis nyawa istrinya dengan menggunakan pisau lipat tersebut. Karena masih kesal dengan istrinya, kata Aidil, ia pun kemudian kembali melampiaskan kemarahannya kepada bayi yang masih berusia 16 bulan. Bayi itu Ia cemplungkan ke dalam bak mandi.

Lalu, Ia membunuh korban bernama Zikra yang berusaha menghadangnya agar adiknya bisa kabur dari kejaran ayah tirinya itu.

"Anak itu dorong saya dan mengambil pisau ingin tusuk saya, dari pada saya yang ditusuk, saya yang terpaksa tusuk anak itu," kata Aidil.

Kepada polisi, tersangka mengaku menyesal telah menghabisi nyawa istri dan dua anak tirinya itu.

"Saya menyesal telah membunuh keluarga saya," kata Aidil.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 340 SUBS 338 KUHP atau Pasal 80 ayat 3 UU Tentang Perlindungan Anak, dan selanjutnya Pasal 44 ayat 3 UUD No. 23 Tahun 2004 tentang KDRT.

"Ancaman hukumannya adalah hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup," ujar Kasat Reskrim. | RIZKITA

Rubrik

Komentar

Loading...