Balita Asal Pedalaman Kota Subulussalam Berjuang Melawan Gizi Buruk

Oleh ,

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Pianto Syahputra Laia (1,8) asal Kabupaten Subulussalam, terkulai lemas di ruang rawat inap RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh.

Balita dari pasangan Fanetona Laia (29) dan Jernih Hati Nduru (23) ini merupakan pasien rujukan dari RSUD Subulussalam sejak Kamis kemarin (7/3/2019). Ia didiagnosa mengidap penyakit gizi buruk.

Bayi mungil asal Dusun PT. LB Abdeling Satu, Desa Panuntungan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, tersebut kini sedang mendapatkan perawatan intensif.

Bayi laki-laki itu terlihat sesekali menangis. Di tangannya terdapat jarum infus dan dibantu alat pernafasan serta sejumlah peralatan medis yang digantung di atas kepalanya.

Tubuh Pianto bukan seperti anak normal seusianya. Terlihat tangan dan kaki Pianto sangat kurus. Bahkan berat badannya kini menyusut 4 kilogram, bukan berat ideal untuk anak seusianya.

Kepada wartawan, ibu Pianto, Jernih Hati Nduru mengatakan, putra keduanya itu mulai terlihat kurus sejak memasuki usia tiga bulan.

"Dia lahir normal, tidak ada tanda-tanda kelainan saat lahir. Namun sejak usianya tiga bulan mulai terlihat ada penyakit ini. Dokter bilang anak kami mengidap penyakit gizi buruk serta penyakit paru-paru dan jantung," kata Jernih.

Dia menuturkan, buah hati mereka itu pada saat lahir memiliki berat badan yang normal. “Sekarang dia tidak mau ASI lagi," katanya.

Sementara ayah Pianto, Fanetona Laia berusaha tegar menghadapi cobaan yang diderita anaknya.

Pria berprofesi sebagai buruh harian lepas itu menjelaskan, desa yang menjadi tempat tinggalnya itu merupakan wilayah pedalaman yang jauh dari sarana dan prasarana pemerintah seperti akses kesehatan.

"Untuk ke desa kami membutuhkan waktu 1 jam lebih jalan kaki, kemudian baru bisa naik kendaraan roda dua. Jadi kalau ingin ke puskesmas tidak ada di desa, yang adanya jauh sudah dekat perkotaan," ujarnya.

Dia berharap ada dermawan untuk membantu meringankan bebannya selama perawatan Pianto, dengan harapan agar buah hati mereka diberikan kesembuhan dari penyakit gizi buruk.

Rubrik

Komentar

Loading...