Bakamla Sebut Deputi yang Ditangkap KPK Berasal dari Kejaksaan

Bakamla Sebut Deputi yang Ditangkap KPK Berasal dari Kejaksaan
Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Ari Soedewo (Foto: Kompas.com)

BERITAKINI.CO, Jakarta | Kepala Badan Keamanan Laut Laksamana Madya Ari Soedewo membenarkan kabar penangkapan Deputi Informasi, Hukum dan Kerja Sama Eko Susilo Hadi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (14/12/2016) sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurut Ari, Eko merupakan pegawai yang berasal dari Kejaksaan dan merangkap sebagai pelaksana tugas Sestama selama tujuh bulan.

Berita terkait :KPK Sita Uang Tunai dan Kendaraan Saat OTT Pejabat Bakamla

"Yang bersangkutan menjabat sebagai Deputi Informasi, Hukum dan Kerja Sama, berasal dari Kejaksaan. Tujuh bulan yang lalu menjabat sebagai Plt Sestama. Tadi pagi ditangkap," ujar Ari, saat ditemui di kantor Bakamla, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2016).

Ari menuturkan, sebagai Plt Sestama, Eko menjadi kuasa pengguna anggaran pengadaan barang di lingkungan Bakamla.

Saat ini Bakamla sedang mengerjakan beberapa proyek pembangunan di beberapa daerah. Nilai anggaran dalam seluruh proyek tersebut berjumlah Rp 400 miliar.

"Yang pasti yang bersangkutan ditangkap tangan, di situ ada bukti. Saya masih dalami proyek mana, karena proyek-proyek untuk 2016 sampai akhir Desember harus sudah selesai, ada juga yang sedang berjalan," kata Ari.*

Penulis
Editor
Rubrik
Sumber
Kompas.com

Komentar

Loading...