Astagfirullah, Pria di Langsa ini Tega Jual Bayinya Rp 10 Juta

Astagfirullah, Pria di Langsa ini Tega Jual Bayinya Rp 10 Juta
Para tersangka kasus jual beli bayi tujuh bulan | Foto: Ist

BERITAKINI.CO  | Seorang ayah sejatinya bertanggungjawab untuk membesarkan dan melindungi anaknya. Tapi tidak bagi SKD (41), buruh harian lepas, warga Gampong Asam Peutik, Kecamatan Langsa Lama. Dia malah tega menjual darah dagingnya sendiri yang masih berusia tujuh bulan.

Untunglah sang ibu melaporkan hal itu ke polisi. Kini SKD sudah ditangkap bersama empat orang lainnya masing-masing JMC (54), seorang PNS; IMY (60), pensiunan PNS; keduanya sebagai perantara. Serta RMI (42), seorang PNS; dan MSY (43), ibu rumah tangga. Keduanya sebagia pembeli.

Kasat Reskrim Iptu Agung Wijaya Kusuma mengatakan, kasus ini diungkap berdasarkan laporan yang dibuat langsung oleh ibu kandung beserta pihak keluarganya beberapa waktu lalu.

Awalnya, SKD memperoleh informasi dari tersangka JMC dan IMY tentang adanya orang yang ingin mengangkat atau mengadopsi anak.

Dari informasi itu, SKD berniat untuk menjual anak kandungnya yang masih bayi berusia 7 bulan yakni ST.

Saat sang istri berinisial NPI sedang tidak berada di rumah, kata Agung, SKD membawa pergi anaknya beserta perlengkapan bayi untuk dijual kepada RMI dan MSY yang sebelumnya sudah dihubungi oleh JMC dan IMY.

“SKD membawa anaknya dan keluar lewat pintu samping rumah, hal ini juga sempat dilihat oleh mertua dan abang iparnya. SKD langsung pergi meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor,” katanya seperti dilansir tribratanews.com, Kamis (11/10/2018).

Tiba di SPBU Alue Dua, Kecamatan Langsa Barat, SKD langsung menghubungi JMC yang tiba bersama IMY menggunakan ambulans.

Bayi itu pun diserahkan kepada mereka untuk diantar ke Perumahan Deno Indah, Gampong Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro yang diikuti SKD dari belakang menggunakan motornya.

“Setiba di rumah mertua pembeli yakni RMI, mereka membuat surat pernyataan serah terima anak dan dibayar dengan harga Rp 10 juta. Saat ini, para tersangka masih diamankan di Mapolres Langsa untuk diproses lebih lanjut,” ungkap Iptu Agung Wijaya Kusuma.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti perlengkapan bayi, telepon seluler yang digunakan para tersangka, surat pernyataan yang dibuat para tersangka serta uang tunai jutaan rupiah yang merupakan hasil penjualan anak kandung SKD.

“Kasus ini masih kita kembangkan lebih lanjut, tersangka kita kenakan Pasal Pasal 2 UU Nomor 21 Tahun 2007 Jo Pasal 76F UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang atau Traficking dan Perlindungan Anak,” tambahnya.

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...