Apa Karya: Rame Cuak yang Duk di Pendopo

Oleh ,
Apa Karya: Rame Cuak yang Duk di Pendopo

BERITAKINI.CO,  Banda Aceh | Calon Gubernur Aceh Zakaria Saman alias Apa karya mengatakan, salah satu tujuan ia maju sebagai calon gubernur Aceh karena prihatin terhadap nasib mantan kombatan, anak yatim korban konflik dan janda korban konflik yang ditelantarkan.

Harusnya, kata Apa Karya,  mereka lah orang yang harus di kedepan untuk mendapat bantuan dari pemerintah,  karena mereka adalah korban sesungguhnya.

"Tapi yang rame duk di pendopo ramee cuak dum (Tapi yang banyak duduk di Pendopo adalah mereka para pengkhianat bangsa)," kata Apa Karya pada wartawan saat mengopi bareng, siang tadi, Senin (30/1/2017) di Banda Aceh. Alhasil, banyak kombatan GAM saat ini luntang-lantung lantaran tak mendapat perhatian.

Apa Karya mengaku miris dengan kondisi eks kombatan GAM itu. Oleh saat karena itu,  ia dan pasangannya T Alaidinsyah telah membuat kontrak untuk mensejahterakan mantan kombatan jika ia terpilih sebagai gubernur Aceh.

Saat ini, katanya, para kombatan yang sejahtera adalah para GAM Cantoi (Pura-pura GAM) sementara yang benar-benar berjuang tidak ada yang memperdulikan.

“Ada banyak para cuak (penghianat) di pendopo, padahal sebelumnya saya sudah peringatkan pada Zaini Abdullah, saat itu gubernur Aceh. Namun jangan tanyakan siapa orangnya. Tapi hari ini mulai terlihat kalang kabut dengan dilapornya dana Rp 650 miliar untuk bantuan eks kombatan GAM itu,” kata Apa Karya.

Karena itu, kata Apa Karya, dia memutuskan maju sebagai kepala daerah untuk memastikan semua dicita-citakan perjuangan dulu terwujud.

"Supaya  beusama rata, udep sare mate beusajan. Na sabe na tan sabe tan,  nyan slogan kamo GAM (Supaya hidup bersama matipun bersama. Ada sama ada, tidak sama tidak, karena itu slogan kami GAM)," katanya.(*)

Komentar

Loading...