Akun Instagram Gay Muslim Comics Gemparkan Jagat Maya

Akun Instagram Gay Muslim Comics Gemparkan Jagat Maya

BERITAKINI.CO | Media sosial Instagram membuat heboh jagat maya, kali ini Instagram berisikan komik yang isi kontennya merupakan penyimpangan seksual bernuansa Islam dengan nama Gay Muslim Comics.

Dalam pantauan di Instagram cabul tersebut, Ikon dalam komik tersebut terlihat seorang pria berkulit coklat dan baju lengan panjang krem menggunakan kopiah.

Postingan pertama akun tersebut terlihat pada 4 September 2018, dan hingga kini sudah ada sekitar 13 komik yang diunggah pada Instagram. Sementara itu,akun tersebut mempunyai followers 2.742 orang, dan 111 followings.

Dalam tiap postingnya, pemilik akun melampirkan hashtag dengan tagar gaymalaysia, gayindonesia, gaymuslim, gaycomics, komikmalaysia.

Diduga akun ini dikelola oleh warga negari jiran Malaysia karena komik-komik yang diposting menggunakan bahasa Inggris, kecuali komik terakhir pada 24 Januari yang menggunakan bahasa Melayu.

Namun komentar-komentar di akun itu didominasi oleh akun-akun WNI. Banyak netizen yang mengutuk posting-posting dalam akun tersebut.

Akun tersebut pun juga mempunyai twitter dengan nama yang sama. Tetapi ketika ditelusuri twitter dimaksud, ternyata sudah tidak ditemukan akunnya.

Akun tersebut pun mempunyai twitter dengan nama yang sama. Postingan terakhir pun menjadi viral, banyak netizen yang mengecam dan mengutuk akun tersebut.

Kementerian Komunikasi dan Informatika memastikan bahwa akun Instagram @alpantuni bukan berasal dari Indonesia. Melainkan dari negara tetangga, Malaysia.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu bahwa akun tersebut awalnya dibuat di Malaysia.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Nando ini mengatakan akun yang ada saat ini merupakan akun kedua yang mereka buat.

"Akun pertama sudah disuspend bulan lalu, kemudian muncul lagi yang baru ini," ujarnya saat dihubungi SINDOnews melalui pesan singkat, Minggu (10/2/2019).

Kemenkominfo sudah melaporkan ke pihak Instagram agar akun tersebut segera disuspend.

"Kami sudah lapor ke Instagram untuk segera disuspend sejak 2 Feb 2019, sudah kami push juga, semoga segera ditutup oleh Instagram," jelas Nando.

Rubrik
Sumber
SINDONEWS.COM
Iklan Sabang Merine

Komentar

Loading...