Aksi Kekerasan Seks Pada Perempuan dan Anak Mengkhawatirkan, Kapolres Abdya: Semua Pihak Harus Terlibat Meminimalisir

Aksi Kekerasan Seks Pada Perempuan dan Anak Mengkhawatirkan, Kapolres Abdya: Semua Pihak Harus Terlibat Meminimalisir

BERITAKINI.CO, Blangpidie | Aksi kekerasan seks terhadap perempuan dan anak kian mengkhawatirkan.

Di Abdya, sedikitnya kasus ini telah terjadi sebanyak lima kali sejak Januari hingga Maret 2019.

Baca: Dirudapaksa Ayah Tiri, Bocah 11 Tahun di Abdya Hamil 6 Bulan

Kondisi ini cukup mengkhawatirkan sehingga perlu untuk diantisipasi bersama.

"Kita berharap semua pihak terlibat dalam meminimalisir kasus-kasus seperti itu," kata Kapolres Abdya AKBP Moh Basori, Kamis (14/3/2019).

Moh Basori mengatakan, kebanyakan para pelaku berasal dari kelompok usai relative lanjut dan orang terdekat korban.

"Rata-rata orang terdekat seperti ayah tiri, tetangga, dan umurnya 40 tahun ke atas,” katanya.

Faktor utama yang memicu terjadinya penganiayaan dan pelecehan tersebut, lanjut dia, disebabkan karena tingginya orientasi seksual si pelaku.

“Anak-anak merupakan target yang sangat rentan,” katanya.

“Artinya sangat mudah bagi si pelaku untuk membujuk korban, apalagi didukung dengan adanya kesempatan."

Kepolisian, kata Basori, tidak akan mentolerir aksi pelaku kekerasan seks tersebut, terutama yang melakukannya terhadap anak di bahwa umur.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...