Terungkap, Aidil Bunuh Istri dan Anak Tirinya Karena Ingin Kuasai Harta

Terungkap, Aidil Bunuh Istri dan Anak Tirinya Karena Ingin Kuasai Harta

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Motif pembantaian satu keluarga yang menggemparkan warga Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara mulai terkuak.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang mengatakan, Aidi (40) warga Kelurahan Sugihartjo, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatra Utara, tega menghabisi Irawati dan dua anaknya karena ingin menguasai harta korban.

"Pelaku ingin menguasai harta gonogini korban yang pernah ditinggalkan suami pertamanya," kata Kasat dalan jumpa pers di Mapolres, Rabu (8/5/2019).

Sebelum peristiwa pembuhan terjadi, kata Kasat, antara pelaku dan korban juga sudah sering terlibat cek-cok.

"Selama 4 bulan umur pernikahan mereka, sudah mulai mengalami keretakan, karena korban sudah mulai mengeluh pendapatan pelaku yang tidak sesuai. Pelaku juga kerap membahas masalah harta korban," kata Kasat.

Karena tersinggung dengan perkataan istrinya, sambung Kasat, pelaku menghabisi istri dan anak tirinya itu.

"Pelaku sudah merencanakan pembunuhan itu sebulan lalu," kata Kasat.

Atas perbuatannya itu, pelaku dikenakan Pasal 340 SUBS 338 KUHP atau Pasal 80 ayat 3 UU Perlindungan Anak, dan selanjutnya Pasal 44 ayat 3 UUD Nomor 23 tahun 2004 tentang KDRT.

"Ancaman hukumannya adalah hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup," ujar Indra.

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu dan dua anaknya ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di Gampong Ulee Madon.

Korban tewas masing-masing Irawati (33), Zikra (11), dan seorang bayi laki-laki yang masih berusia 16 bulan. Peristiwa ini awalnya diketahui oleh warga setelah salah satu anak korban yang selamat meminta pertolongan pada warga.

Masyarakat kemudian mendatangi lokasi kejadian. Setelah mendobrak pintu rumah yang terkunci, mereka mendapati korban sudah tergeletak bersimbah darah dekan sejumlah luka bekas senjata tajam.

Dua korban yang meninggal dibunuh dengan cara ditikam dan digorok pelaku, sementara yang bayi dimasukkan ke dalam bak mandi.

Sebelum ditemukan tewas, korban yang merupakan istri pelaku sempat mengirim SMS kepada kerabatnya untuk meminta tolong pada pukul 01.25 WIB. Sekira pukul 01.40 WIB, kerabat dekat korban yang dimintai tolong tersebut membalas pesan singkat korban. Namun, korban tidak membalas kembali SMS tersebut.

“Kita perkirakan korban meninggal dunia diantara waktu 01.20-01.40 WIB,” kata Kasat.| RIZKITA

Rubrik

Komentar

Loading...